Pemkab Kebumen Komitmen Pertahankan Eksistensi Kampung Jawa

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN KRJOGJA.com – Eksistensi Kampung Jawa Kebumen (KJK) di Desa Ambalresmi Kecamatan Ambal Kebumen akan tetap dipertahankan di tahun 2019 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen. 

" Di antaranya, dengan tetap rutin menggelar pentas seni 'selapanan' atau diselenggarakan 35 hari sekali. Secara moril maupun materil Pemkab Kebumen mendukung kegiatan pentas seni selapanan tersebut. Selain wayang kulit, juga ketoprak, wayang orang dan lainnya," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kebumen, Drs Sudirman, di Kebumen, Minggu (30/12/2018).
 
Menurut Sudirman, KJK di Ambalresmi merupakan sebuah kawasan berisi komunitaswarga berkarakter khas budaya Jawa yang diresmikan oleh Pemkab Kebumen pada Maret 2018 lalu. KJK merupakan kampung khas ketiga yang dimiliki Kebumen, setelah Kampung Inggris Kebumen (KIK) di Kecamatan Ayah dan Adimulyo serta Kampung Arab Kebumen (KAK) di Kecamatan Petanahan Kebumen.

" KJK memiliki khasanah budaya yang kental bernuansa Jawa, seperti aktifitas warganya yang intensif berkesenian Jawa. Bahkan, para pengunjung juga diminta untuk bersedia menggunakan bahasa Jawa kromo inggil saat berkunjung ke sini," ujar Sudirman.

Dituturkan, dari pentas-pentas selapanan tersebut Sudirman melihat sebuah fakta  yang kemungkinan sulit ditemui di desa lain di Kebumen. Sejak dari latihan-latihan menjelang pentas hingga pada waktu malam pentasnya, terlihat minat yang tinggi dari para pemain maupun warga masyarakatnya.

" Pada malam saat pementasan digelar, antusias warga untuk menonton sangat tinggi. Tak ada yang namanya pementasan yang sepi penonton. Mungkin hal itu  yang menyemangati para seniman di Kampung Jawa Kebumen untuk selalu semangat berkarya,"  papar Sudirman. (Dwi) 

 

 

BERITA REKOMENDASI