Pemkab Kebumen Rencanakan Pasang Alat Perekam Transaksi Online

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Guna mengejar target penerimaan dari Pajak Daerah di tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen merencanakan akan merealisasikan pemasangan alat perekam data transaksi online kepada para wajib pajak daerah di Kebumen pada tahun 2020.

"Pemasangan alat perekam transaksi online tersebut berdasarkan supervisi dari Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Kopsurgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu," ujar Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kebumen, Mahmud Fauzi MSi di ruang kerjanya, Rabu (08/01/2020).

Dengan pemasangan alat perekam transaksi online tersebut maka pelaku usaha tak perlu lagi melakukan pembayaran secara manual. Transaksi online yang akan terekam dalam perangkat khusus tersebut bertujuan agar bisa tercipta transparansi dan kepercayaan dari para pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat.

Target penerimaan Pajak Daerah Kebumen di tahun 2020 sebesar Rp 110,64 miliar atau naik dibandingkan target tahun 2019 sebesar Rp 103,88 miliar. Guna mengejar tercapainya target tersebut Bappenda telah menyiapkan sejumlah langkah.

Selain menemui langsung para wajib pajak seperti pengusaha hotel, restoran dan tempat hiburan agar semakin taat dan sadar pajak, juga berbagai kemudahan cara membayar pajak.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kebumen, Aden Andri Susilo MSi, mengungkapkan bahwa kinerja sektor pendapatan Pemkab Kebumen layak diapresiasi. Diantaranya, perolehan Pajak Daerah tahun 2019 yang mencapai Rp 110,55 miliar atau melampaui 106,42 % dari target sebesar Rp 103,88 miliar. Perolehan tersebut diantaranya berasal dari Pajak Hotel, Pajak Restoran, PBB-P2 dan BPHTB. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI