Pemkab Magelang Bakal Rekrut 569 ASN

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pemerintah Pusat telah merencanakan perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekitar Oktober mendatang. Perekrutan ASN itu sendiri, bisa melalui dua jalur, antara lain, melalui CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemkab Magelang melalui BKPPD), mengusulkan akan merekrut sekitar 569 ASN.

"Saat ini sudah berproses, artinya kita sudah mengusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB),"  kata Kepala Bidang Informasi Dan Pengadaan Pegawai pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang, Arief Koestanto Setiadi, Rabu (14/08/2019).

Menurutnya, berdasarkan surat dari Menpan RB untuk perekrutan ASN harus tidak boleh lebih dari jumlah pegawai yang pensiun. Untuk tahun 2019 ini diperhitungkan di Kabupaten Magelang jumlah pegawai yang pensiun mencapai 569 orang yang BUP (Batas Usia Pensiun).

"Maka dari perhitungan tersebut, tahun 2019 ini kita juga mengajukan sejumlah 569 ASN. Namun di surat edaran Kemenpan juga ada ketentuannya dengan komposisi 30 persen untuk CPNS dan 70 persen PPPK," jelasnya.

Dari rapat koordinasi yang telah dilakukan, di Kabupaten Magelang, dari total 569 ASN, lowongan CPNS ditetapkan sebanyak 170, sedangkan lowongan PPPK sendiri sebanyak 399 orang. Disebutkan, banyak formasi dalam perekrutan ASN tahun 2019 ini, secara global antara lain, Tenaga Teknis, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Pendidikan.

Khusus untuk PNS, Tenaga Teknis sebanyak 104 (dirinci pada 32 jabatan), Tenaga Kesehatan sebanyak 54, dan Tenaga Pendidikan sebanyak 12. Sedangkan untuk PPPK, terdiri dari, Tenaga Teknis sebanyak 72, Tenaga Kesehatan 263, dan Tenaga Pendidikan 64.

"Tenaga kesehatan kita memang butuh cukup banyak dalam rangka untuk mengisi SDM pembangunan RSUD Merah Putih, Blondo, kemudian RS Candiumbul di Grabag, dan RS Bukit Menoreh di Salaman," ungkapnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI