Pemkab Magelang Bekali Generasi Muda

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat pisau bermata dua. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda meningkatkan kapasitas pengetahuan dan skill, namun sisi lainnya juga membawa dampak negatif. Hanya dengan pembangunan karakter, generasi muda kita bisa kuat, tangguh dan kokoh menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi tersebut.

“Informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga bisa terkoneksi dengan mudahnya tanpa dapat kita bendung. Hal itu berpotensi melahirkan generasi muda baru yang memiliki pola pikir serba cepat, instan, lintas batas dan cenderung individualistik serta pragmatik,” kata Plt Sekretaris Daerah, Drs H Eko Triyono mewakili Bupati Magelang, pada sarasehan dialog kebangsaan memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2017, Selasa (31/10/2017).

Disampaikan jika media sosial (medsos) telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, bahkan lintas agama. "Interaksi mereka di medsos berjalan real time 24 jam full, sehingga bukan hal yang mudah bagi orang tua, guru, lembaga pendidikan termasuk negara untuk dapat mengontrolnya,” ungkapnya.

Ketua Penyelenggara Kasubag TU pada Kesbangpol Kabupaten Magelang, Kusbandrio S.Sos dalam laporannya mengatakan, tujuan diadakan sarasehan ini adalah menambah wawasan kebangsaan melalui pemahaman sejarah bangsa bagi organisasi masa kepemudaan serta menjalin tali silaturahim dan memupuk rasa persatuan  dan kesatuan dengan generasi muda. (Bag)

BERITA REKOMENDASI