Pemkab Magelang Kembali Raih WTP

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Magelang kembali berhasil meraih penghargaan dari Menteri Keuangan atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 dengan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Penyerahan penghargaan tersebut secara langsung disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mewakili Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, di Hotel Novotel, Semarang, Rabu (31/10/2018) sore kemarin.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jendral Perbendaharaan, Kantor Wilayah Provinsi Jawa Tengah, Sulaimansyah, dalam sambutannya mengatakan, pemberian penghargaan kepada kepala daerah yang laporan keuangannya memperoleh opini WTP lima tahun berturut-turut diserahkan oleh Menteri Keuangan di Jakarta. Sementara penghargaan WTP dibawah lima tahun diserahkan di masing-masing daerah.

"Kita patut bersyukur bahwa dari tahun ke tahun pengelolaan keuangan negara maupun keuangan daerah semakin membaik," kata Sulaimansyah.

Disebutkan, untuk pemerintah daerah di Jawa Tengah, tata kelola dan kualitas pengelolaan keuangan sudah semakin baik. Terbukti dengan jumlah LKPD yang memperoleh opini WTP.

“Untuk tahun 2017, raihan opini WTP mencapai 32 dari 36 kabupaten/kota atau 89 persen, masih diatas rata-rata nasional yang mencapai 71,8 persen. Hal ini lebih baik dari catatan 2016 yang mencapai 31 dari 36," sebutnya.

Sementara Ganjar Pranowo, pada kesempatan yang sama berharap agar perolehan opini WTP ini, semakin hari makin baik, sehingga tata kelola keuangan diwilyahnya juga akan semakin membaik. "Selain itu saya juga berharap kepada OPD agar melakukan cek and balance didalam melakukan penyusunan anggaran," imbuh Ganjar.

Terkait penghargaan yang telah diraih tersebut, Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan bahwa, penghargaan WTP ini bukanlah tujuan akhir, namun merupakan upaya yang sesungguhnya dari Pemerintah Kabupaten Magelang untuk terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan di daerah.

"Harapannya melalui keberhasilan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah, sehingga akan lebih baik lagi, sehingga partisipasi dan dukungan masyarakat terhadap program prioritas akan lebih meningkat," pungkas Zaenal. (Bag)

BERITA REKOMENDASI