Pemkab Magelang Siapkan 3 RS Tempat Isoman

Editor: Ary B Prass

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pemkab Magelang melalui Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Magelang, sedang menyiapkan tiga tempat isolasi mandiri (Isman) terpusat untuk menangani Covid-19. Yakni RS Bukit Menoreh dan Bapelkes di Kecamatan Salaman serta RS Candi Umbul di Grabag.
“Bila situasi memang sangat darurat maka akan disiapkan skenario RS darurat. Namun untuk saat ini sementara masih mengoptimalkan dan memaksimalkan rumah sakit yang ada,” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Jumat (16/7/2021).
Disampaikan Nanda, jika pihaknya saat ini terus berupaya untuk menambah kapasitas tempat tidur (TT) di beberapa rumah sakit.
“Yang sedang diupayakan adalah penambahan TT pada RS Merah Putih sebanyak 27 TT. Kami akan menambah tenaga kesehatan (nakes) selain itu kami juga terus memantau terhadap ketersediaan oksigen untuk kebutuhan rumah sakit,” lanjutnya.
Terkait masih banyaknya tambahan pasien terkonfirmasi, ia tetap berharap masyarakat untuk tetap tenang dan tidak resah. Tracing dan testing akan terus dilakukan untuk menemukan kasus positif guna pengendalian dan penanganan kasus dengan baik.
“Yang pasti, warga harus saling mengingatkan bahaya Covid-19. Jangan sampai lengah dan tetap harus prokes,” jelasnya.
Sementara hari ini ada tambahan 244 pasien terkonfirmasi baru. Diantaranya terbanyak di Kecamatan Salam 32 dan Muntilan 30 orang. Kemudian Borobudur 24, Candimulyo 23, Tempuran 21, Srumbung 20, Secang 17, Dukun 16 dan Ngluwar 12 orang.
“Selain itu juga ada di Bandongan 9, Sawangan dan Mertoyudan 8 orang.  Tiga di Windusari dan Mungkid, dua di Kaliangkri, serta satu orang di Kajoran dan Grabag,” lanjutnya.
Hari ini juga ada tambahan 4 meninggal baru. Dua dari Muntilan dan satu di Sawangan serta Bandongan. Selain itu juga ada tambahan dua alih status meninggal, dari Salam dan Mungkid. Namun demikian, hari ini ada tambahan 192 pasien terkonfirmasi sembuh. Terbanyak dari Kaliangkrik 53 dan Borobudur 31 orang.
“Ada juga 18 orang dari Ngluwar, 14 di Candimulyo dan Salam. Kemudian Bandongan 12, Tempuran 11, Secang 9, Mertoyudan 6, Windusari dan Muntilan 5 orang serta 3 di Sawangan dan satu dari Kajoran. Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 18.159 orang. Rinciannya, 3292 dalam penyembuhan, 14.279 sembuh, 588 meninggal,” jelasnya.
Sedang untuk pasien suspek, ada tambahan 7 pasien baru. Namun ada tambahan 10 pasien sembuh. “Kini jumlah total pasien suspek menjadi 2397 orang. Terdiri dari 89 dirawat, 1939 sembuh, 61 isolasi mandiri dan 308 selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI