Pemkab Magelang Target 75 Persen Warga Tervaksin Dosis 1 Pada Akhir Tahun

Editor: Agus Sigit

MAGELANG, KRJOGJA.com – Mendekati pergantian tahun 2021 ke 2022, Pemkab Magelang melalui Dinas Kesehatan dan sejumlah lembaga, terus menggencarkan vaksinasi. Diharapkan, diakhir tahun nanti masyarakat diwilayah ini bisa 75 persen tervaksin dosis pertama.
“Bersama sejumlah lembaga, diantaranya Kepolisian, TNI, BIN dan lainnya, kami terus bersinergi agar masyarakat di Kabupaten Magelang, dapat segera tervaksin. Kami targetkan, hingga akhir tahun bisa 75 persen tervaksin dosis pertama,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Sabtu (4/12/2021).
Sampai saat ini, kata Nanda, jumlah warga (sasaran) yang sudah tervaksin dosis pertama di wilayah ini mencapai 64,58 persen atau 664.710 suntikan. Sedang untuk dosis kedua, mencapai 39,03 persen atau 391.451 suntikan. “Untuk dosis ketiga yang diperuntukan bagi tenaga kesehatan, kini sudah ada 2.898 suntikan atau 0,28 persen. Sementara target sasaran vaksin diwilayah ini, ada 1.029.210 orang,” jelasnya.
Sementara perkembangan kasus aktif diwilayah ini, kini ada 14 orang. Dari jumlah itu, ada 4 yang dirawat di rumah sakit. Sedang sisanya, 10 orang kini menjalani isolasi mandiri di rumah. “Saat ini tidak ada warga terkonfirmasi yang menjalani isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat (isoter). Semua memilih di rumah masing-masing. Meski demikian, mereka diawasi secara ketat oleh petugas kesehatan terdekat. Termasuk juga satgas ditingkat desa,” ungkapnya.
Disampaikan, dengan masih adanya 14 kasus aktif tersebut, pihaknya minta kepada seluruh pihak untuk tetap menegakkan protokol kesehatan dimana pun berada. “Jangan anggap remeh dan sepele. Virus corona masih ada dan pandemi belum selesai. Kami minta semua pihak untuk melaksanakan protokol kesehatan dimana pun berada,” pintanya.
Untuk saat ini, lanjut Nanda, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi ada 22.940 orang. “Rinciannya, 14 masih dalam penyembuhan. Yakni empat dirawat di rumah sakit dan 10 menjalani isolasi mandiri. Kemudian ada 21.814 sembuh dan 1112 meninggal. Sedang untuk pasien suspek, hari ini ada tambahan tiga pasien sembuh. Mereka tersebar di Kecamatan Salaman, Srumbung dan Dukun,” sebutnya.Sementara Indonesia kedatangan vaksin ke-150 berupa vaksin Covovax sebanyak empat juta dosis di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (8/12) malam. Kemudian, pada Rabu (8/12) pagi, juga telah datang vaksin Pfizer sebanyak 767.520 dosis yang merupakan kedatangan tahap ke-149. Vaksin Pfizer tersebut tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang dan akan langsung didistribusikan ke Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dengan kedatangan kemarin, total sudah 400 juta dosis lebih vaksin COVID-19 yang didatangkan, baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi. Hal tersebut menjadi bukti wujud keseriusan pemerintah untuk mengamankan stok vaksin guna kebutuhan program vaksinasi nasional.

“Pemerintah Indonesia sudah sejak awal, mendahului banyak negara lain, melakukan aktivitas yang diperlukan, baik melalui jalur bilateral dan multilateral, untuk mendapatkan vaksin COVID-19 demi melindungi rakyat Indonesia dari ancaman virus COVID-19,” tegas Menkominfo.

Johnny pun memastikan, hingga saat ini, sudah 100 juta orang lebih yang telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Ketercukupan stok vaksin ini akan lebih optimal, lanjutnya, jika ditunjang dengan percepatan program vaksinasi. Di situlah sangat dibutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat untuk menyegerakan diri divaksinasi. (Git/Bag)

 

BERITA REKOMENDASI