Pemkab Purworejo Dituntut Lebih Sigap Tangani Covid-19

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGA.com – Anggota DPRD Kabupaten Purworejo menuntut pemkab lebih sigap menangani pandemi virus Corona (Covid-19) di wilayahnya. Sejak pemerintah pusat menetapkan tanggap darurat Corona, pihak eksekutif belum pernah berkoordinasi dengan dewan terkait kebutuhan penanganan, termasuk persiapan anggaran.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Purworejo RM Abdullah mengatakan, pemerintah memang telah melakukan pendataan terhadap orang berisiko tinggi terpapar, dengan ditemukannya ratusan Orang Dalam Pemantauan (ODP), bahkan hingga Minggu (22/3) pukul 15.00, terdapat tujuh Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Memang sudah dilakukan, tapi menurut saya masih kurang. Seharusnya semua pintu masuk angkutan umum dijaga petugas surveilance, mereka mengecek dan mendata setiap warga yang pulang dari daerah dengan transmisi Corona lokal, misal dari Jakarta dan sekitarnya,” ungkapnya kepada KRJOGJA.com, Senin (23/03/2020).

Pempatan petugas di titik rawan itu memudahkan penjaringan ODP. Sebab, katanya, belum tentu warga yang baru pulang dari luar kota secara sukarela melaporkan diri ke fasilitas kesehatan atau perangkat desa. “Setidaknya kalau terlewat pemantauan di desa, pemkab sudah pegang informasinya, sehingga tinggal disinkronkan saja,” tuturnya.

Selain itu, pemkab juga harus menindaklanjuti dampak kebijakan social distancing atau penjarakan sosial yang diambil pemerintah pusat. Fokus dengan warga terinfeksi, lanjutnya, sama pentingnya dengan memperhatikan hajat hidup masyarakat yang sehat.

BERITA REKOMENDASI