Pemkab Purworejo Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Menghadapi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang diperkirakan akan semakin tinggai di bulan Maret ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo melakukan berbagai kesiapan dan antisipasi. Dengan harapan jika sewaktu-waktu terjadi bencana, semua perangkat dan masyarakat sudah siap sehingga tidak terjadi kerugian yang cukup besar.

“Kita sudah memasuki musim hujan yang cukup tinggi. Saya minta dicek semuanya. Dinas PUPR agar cek DAM sungai. Alat-alat yang kita miliki juga perlu dicek,” kata Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM, Rabu (4/3).

Dalam Rapat Koordinasi Siaga Bencana bersama BPBD dan dinas instansi terkait di ruang Bagelen kantor bupati setempat, Agus Bastian mengatakan bahwa BMKG telah memprediksi wilayah Jawa Tengah termasuk Purworejo akan dilanda cuaca ekstrem dalan sepekan pertama bulan Maret 2020 ini. “Bahkan BMKG memprediksi, pada awal bulan ini curah hujan akan turun dengan intensitas lebat disertai kilat atau petir,” tegasnya.

Diakui, bahwa beberapa wilayah seperti Kecamatan Butuh membutuhkan penanganan khusus. Karena jika hujan yang cukup tinggi beberapa hari sering terjadi banjir.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Purworejo Drs Sutrisno MSi dalam paparannya mengatakan, prakiraan cuaca Purworejo pada bulan Maret menurut BMKG masuk kriteria atas normal.

“BMKG memprediksi, curah hujan mencapai 150 mm. Ini terjadi juga di beberapa wilayah kabupaten di Jawa Tengah,” katanya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI