Pemkab Siapkan Seluruh Puskesmas Program Santun Lansia

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten Temanggung terus menggalakkan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) santun lansia yang memberikan kemudahan pelayanan kepada para orang lanjut usia di daerah tersebut.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, dr Suparjo MKes, Rabu (14/12) mengatakan telah ada enam puskesmas  yang melaksanakan program santun lansia. Kedepan semua puskesmas, atau 24 puskesmas yang ada  ditarget harus melaksanakan program santun lansia.

"Tentu semua puskesmas harus melaksanakan santun lansia, tahun depan ditarget sudah dilaksanakan," katanya.

Dikatakan puskesmas yang telah melaksanakan program santun lansia, yakni Puskesmas Kedu, Temanggung, Darmorini, Ngadirejo, Kandangan, dan Kledung.

Puskesmas santun lansia, terangnya, merupakan pelayanan terhadap orang-orang lansia yang dilakukan secara terpadu dalam satu ruangan sehingga pasien tidak perlu antre untuk mendapatkan pelayanan.

"Jadi para lansia ini tidak perlu antre di loket,  pelayanan laboratorium, pemeriksaan, dan obat dilayani di satu gedung di poli lansia," ujarnya.
 
Disampaikan pasien lansia cukup datang di poli lansia, seluruh layanan disediakan di ruangan tersebut. Nanti yang bergerak itu petugasnya, karena pasiennya sudah tua. Apabila pasien kesulitan jalan kaki maka petugas yang akan mengantar dengan kursi roda hingga sampai kendaraan yang membawanya.

Dikatakan, program santun lansia ini sangat bagus sehingga akan terus dikembangkan di puskesmas-puskesmas yang lain.
 
Supardjo mengatakan guna meningkatkan pelayanan layanan kesehatan masyarakat, Pemkab Temanggung juga melakukan renovasi sejumlah puskesmas agar lebih representatif.

Pada tahun 2016 dibangun empat puskesmas, yakni Puskesmas Bejen, Darmorini, Selopampang, dan Rejosari Pringsurat. Pada 2017 direncanakan renovasi Puskesmas Banjarsari Ngadirejo dan Puskesmas Jumo.

Bupati Temanggung, Mulyadi Bambang Sukarno mengatakan perlunya pelayanan pada lansia yang lebih baik, gedung dan fasilitas di puskesmas juga harus memudahkan lansia saat berobat. " Tak hanya lansia, namun juga difable harus nyaman saat berobat di puskesmas," katanya.

Disampaikan dengan perbaikan gedung dan pelayaan di puskesmas diharapkan pasien tidak lagi dirawat sampai di rumah sakit. Sebab mampu ditangani di puskesmas. (Osy)

 

 

BERITA REKOMENDASI