Pemkab Temanggung Ambil Langkah Jitu Tangani PMK

Editor: Agus Sigit

TEMANGGUNG, KRjogja.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung mengambil langkah-langkah jitu untuk mencegah dan menangani penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak.

Langkah jitu dilakukan Pemkab Temanggung melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) yang diantaranya mengeluarkan surat untuk mewaspadai terhadap PMK pada hewan.

Surat tersebut bernomor 524.3/1595/2022 dan diterbitkan 12 Mei 2022. Surat ditandangani Kepala DKP3 Kabupaten Temanggung Joko Nuryanto.

Surat bersifat penting dan ditujukan antara lain pada Camat, koordinator penyuluh, petugas kesehatan, hewan, pelaku usaha pedagang dan peternak hewan besar dan kecil di Kabupaten Temanggung.

Kepala DKP3 Kabupaten Temanggung Joko Nuryanto mengatakan surat untuk menindak lanjuti surat edaran dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah nomor 524.3/1911 tertanggal 9 Mei 2022 tentang Kewaspadaan terhadap Kejadian Penyakit Mulut dan Kuku.

Isi surat disampaikan Joko adalah PMK adalah penyakit hewan menular dengan tingkat penularan yang sangat cepat dan menimbulkan dampak kerugian ekonomi yang sangat besar.

“Penyakit ini disebabkan oleh virus RNA (Picomaviridae, Apthovirus) yang menyerang ternak sapi, kerbau, kambing, domba, babi dan kuda,” kata Joko, Kamis (12/5).

Hewan yang menderita PMK, disampaikan, akan mengalami gejala klinis demam tinggi antara 39 -hingga 41 derajat celsius, keluar lendir berlebihan dan berbusa dari mulut dan hidung, luka luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah.

Selain itu ada luka pada puting, tidak mau makan, pincang luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku, sulit berdiri, gemetar, nafas cepat, produksi susu turun drastis, hewan menjadi kurus dan bahkan berakibat kematian pada hewan muda.

BERITA REKOMENDASI