Pemuda Munggangsari Berlatih Branding Produk

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Puluhan pemuda Desa Munggangsari Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo berlatih membranding produk, Senin (02/03/2020). Pemerintah dan masyarakat berencana mengangkat jambu kristal tanpa biji hasil hasil budidaya petani setempat.

Kepala Desa Munggangsari Pujiyanto mengatakan, branding atau pembuatan merk merupakan hal yang penting. “Sering muncul pertanyaan di mana letak Munggangsari, apa potensinya, itu rasanya menyakitkan, dimana desa kami tidak begitu dikenal secara luas. Padahal potensi desa kami sangat besar,” tuturnya kepada KRJOGJA.com.

Salah satu potensi unggulan desa, katanya, adalah jambu kristal tanpa biji. Luas budidaya komoditas tersebut mencapai 80 hektare dengan potensi produksi rata-rata satu ton perhari. Jambu kristal Munggangsari, lanjutnya, memiliki rasa manis, segar dan renyah.

Baca juga :

Gandung Pardiman Didaftarkan Gantikan Haryadi Suyuti
Icun Lin Ciptakan Lagu Beri Semangat Penderita Corona

Menurutnya, masyarakat belum memahami secara benar terkait branding. Mereka masih membudidayakan komoditas pertanian dan menjual produk secara langsung kepada pengepul.

Padahal, lanjutnya, petani juga memiliki harapan untuk menjual produk dengan harga yang optimal. “Bahkan ada keinginan untuk ekspor dan kami nilai produk petani layak untuk dipasarkan ke luar negeri,” ucapnya.

Dalam pelatihan, pihak desa mengundang praktisi media Joe Hartoyo dan pengusaha UMKM Subur Waluyo. Keduanya memberi materi tentang pengenalan branding, strategi pemasaran dan pemanfaatan media sosial.

Joe Hartoyo mengatakan, strategi branding wajib dilakukan apabila masyarakat menghendaki potensinya dikenal luas. Sebelum menerapkan strategi, katanya, masyarakat menciptakan narasi, foto, video, dan desain grafis.

Ia mencontohkan beberapa video hasil peliputannya yang berhasil mengangkat brand sebuah produk. “Saya contohkan produk Dawet Ireng di Botorejo Bayan, yang jual anak muda, akhirnya viral karena banyak orang penasaran,” ungkapnya.

Untuk membranding jambu kristal, katanya, bisa dilakukan dengan memanfaatkan lokasi desa yang dilintasi Jalan Daendels. “Jalan itu dilintasi ribuan pemudik saat lebaran, tentu bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan produk. Selain itu, bisa digenjot lewat media sosial,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI