Pencairan Insentif Nakes Puskesmas di Purworejo Baru Dua Bulan, Begini Ceritanya

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pencarian insentif nakes puskesmas yang bertugas menangani Covid-19 di Purworejo baru diberikan untuk dua bulan. Mereka menerima insentif untuk bulan Maret dan April.

Menyikapi hal tersebut, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purworejo angkat bicara. Melalui Sekretaris Dinkes Purworejo Ekaningtyas mewakili Kadinkes dr Sudarmi, dijelaskan penyebab pencairan insentif tersebut.

Menurut Eka, insentif untuk tenaga kesehatan puskesmas belum sampai Mei karena menyesuaikan dana yang ditransfer dari pusat. “Untuk insentif kami tiga bulan kami usulkan sebesar Rp 5,4 miliar pada Juni lalu. Namun, dana insentif itu belum semuanya ditransfer masuk ke kas daerah,” tuturnya kepada KRJOGJA.com, Selasa (01/09/2020).

Dana yang masuk ke kas daerah baru Rp 3,7 miliar atau sekitar 60 persen. Dana tersebut didistribuskan langsung ke rekening nakes yang bertugas menangani Covid-19, sesuai perhitungan yang diatur dalam juknis Kemenkes.

Pemerintah pusat mengatur pemberian insentif untuk nakes yang memang mendapat tugas menangani pandemi. Selain menangani pasien, nakes yang berhak atas insentif adalah mereka yang menelusuri keberadaan kasus baru Covid-19 di masyarakat.

BERITA REKOMENDASI