Pencuri Hilangkan Jejak Dengan Ganti Warna Cat Mobil

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Dalam kegiatan Operasi Sikat Jaran Candi Tahun 2020, tim Reskrim Polres Magelang Kota berhasil mengungkap 8 kasus dan mengamankan 11 tersangka. Dari 8 kasus tersebut, 4 kasus merupakan kasus Target Operasi (TO) yang terdiri kasus pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor serta 4 kasus lainnya merupakan kasus bukan TO yang terdiri kasus pencurian uang di mesin ATM, curanmor serta pencurian mesin diesel.

Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan mengatakan tersangka merupakan warga dari luar Kota Magelang dan diamankan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Magelang Kota sesuai alamat atau domisili. “Ada 3 orang yang saat ini ditahan di Polres lain karena melakukan tindak pidana yang sama di wilayah hukum Polres tersebut, seperti di wilayah Kulonprogo, DIY dan Kendal,” tegasnya di mapolres setempat, Senin (03/08/2020).

Barang bukti yang berhasil disita terdiri 4 kendaraan mobil, diantaranya Mitsubishi L300 Tahun 2003 milik korban Irfan Darmawan, Honda Brio warna merah yang dipergunakan tersangka IDL (33) warga Temanggung dalam melakukan aksinya. Juga Honda Genio warna asli biru, yang sudah diganti cat oleh pelaku menjadi warna oranye, tahun 1992 milik korban Bella T, dan Suzuki Baleno Silver yang dipergunakan sebagai sarana dalam aksinya oleh tersangka ETN (26) warga Temanggung.

Selain itu juga diamankan 4 sepeda motor, yaitu Suzuki Nex Putih AA 4733 LN, Yamaha Mio Blue Core AA 4918 AX, Yamaha Jupiter hitam AA 2461 CK dan Honda Vario hitam AA 4043 YP. Juga diamankan 1 mesin diesel yang dipakai dalam proses pembuatan batu bata, kunci T, Kartu ATM, peralatan Exit Shutter mesin ATM maupun lainnya.

Sebagian pelaku melakukan aksinya pada malam hari maupun saat situasi sepi atau adanya kesempatan bagi pelaku, serta memanfaatkan kesempatan yang ada untuk melakukan tindak kejahatan. Khusus untuk pelaku pencurian kendaraan bermotor, lanjutnya, sebagian besar menggunakan alat berupa kunci letter T dan merusak stop kontak kendaraan yang dicurinya.

Tujuannya mendapatkan hasil kejahatan, untuk kemudian dijual kepada orang lain dengan harga di bawah harga pasaran untuk mendapatkan keuntungan secara materi guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (Tha)

BERITA REKOMENDASI