Penderita Diabetes Rentan Terpapar Covid-19

MAGELANG, KRJOGJA.com – Penyakit kencing manis (gula), menjadi penyakit kormobit (penyerta) yang paling banyak menyebabkan terjadinya pemburukan saat penderitanya terpapar Covid-19. Penyakit kormobit kedua yang perlu diwaspadai adalah gagal ginjal dan ketiga penyakit jantung atau hipertensi.

“Apabila ada warga atau orang memiliki ketiga penyakit kormobit ini, maka perlu segera ada tindakan cepat jika mereka terpapar virus corona. Sehingga tindakan cepat dan tepat, sangat disarankan agar tidak terjadi kondisi perburukan pada pasien,” kata kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, dr Oktora Kunto Edy pada konferensi pers penanganan Covid-19 Jumat (16/10/2020) kemarin.

Disampaikan jika ada pasien yang memiliki penyakit kormobit dan memiliki gejala penurunan nafsu makan, perubahan perilaku dan kesadaran menurun, maka perlu segera ada tindakan medis. Apalagi jika pasien memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. “Hal seperti ini yang perlu diketahui masyarakat. Sehingga jika ada keluarga, saudara atau tetangga kita memiliki penyakit kormobit dan ciri-ciri seperti itu, maka harus segera dibawa ke rumah sakit agar secepatnya dilakukan tindakan medis,” jelasnya.

Sementara pasien terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini, ada tambahan delapan baru. Mereka tersebar di Tempuran (2 orang), Secang (2) dan satu orang di Kajoran, Ngluwar, Mertoyudan dan Bandongan. Meski demikian, ada tiga orang yang dinyatakan sembuh setelah hasil swabnya negatif. Mereka berasal dari Salaman, Kaliangkrik dan Bandongan.

“Dengan tambahan delapan baru dan tiga sembuh itu, maka jumlah kumulatifnya menjadi 898 orang. Rinciannya, 147 masih dirawat dan menjalani isolasi mandiri, 729 sembuh dan 22 orang meninggal,” imbuh Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Rabu (21/10/2020).

Sedang untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), saat ini ada lima tambahan. Dua diantaranya dari Tempuran dan satu orang tersebar di Secang, Candimulyo serta Pakis. Selain itu juga ada enam PDP yang alih status menjadi pasien positif. Dua diantaranya dari Tempuran dan satu orang tersebar di Kajoran, Ngluwar, Secang dan Bandongan. (Bag)

BERITA REKOMENDASI