Penderita Thalasemi di Magelang Capai 85 Orang

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRjogja.com) – Dari tiga kabupaten dan kota, penderita Thalasemi di wilayah Kabupaten Magelang adalah tertinggi dengan mencapai 60 orang. Untuk di Kota Magelang ada 25 orang. Sedang di Kabupaten Temanggung capai 35 orang.

Hal ini disampaikan Lilis Sumarni, Pengurus Paguyuban Orang Tua Penderita Thalasemi Indonesia (POPTI) Cabang Magelang, disela-sela perayaan HUT ke-8 POPTI Magelang, di Artos Mall Rabu (21/03/2018). "Tidak tau penyebabnya, namun penderita thalasemia di kabupaten magelang paling tinggi diantara Kota Magelang dan Temanggung," katanya.

GM Artos Mall, Otniel Hanung dalam kesempatan itu mengharapkan, HUT ke-8 Popti Magelang ini, bisa menjadi wadah untuk saling menguatkan, mendukung dan berbagi informasi antara orang tua para penderita. "Sudah sejak lama, kami juga memperhatikan para penderita thalasemi ini. Bahkan ikut membantu salah satu penderita. Yakni Ramadan Cendekiawan, siswa kelas X SMKN 2 Magelang, yang telah kami angkat menjadi anak asuh," imbuhnya.

Sementara Ketua Popti Magelang, dr Woro Triaksiwi Wulansari, mengatakan jika penderita thalasemi memerlukan transfusi darah seumur hidup. Hal ini akibat tubuh tidak sempurna dalam memproduksi sel darah merah. "Ini sebenarnya bukan penyakit, namun sebuah kelainan akibat tubuh tidak sempurna memproduksi sel darah. Akibatnya, selama seumur hidupnya, mereka harus transfusi darah," ungkapnya. 

Dalam kesempatan ini, selain dihadiri para orang tua dan penderita thalasemi di wilayah kabupaten magelang, temanggung dan kota magelang, juga perwakilan pemerintah ditiga wilayah tersebut. Kemudian perwakilan Direktur RSUD Tidar, RS Harapan, RS Lestari Raharjo, GM Artos Mall, BPJS kesehatan dan lainnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI