Pendidikan Lalu Lintas Perlu Diberikan Sejak Dini

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Satlantas Polres Purworejo membuat terobosan dengan menerapkan pendidikan lalu lintas sejak dini terhadap pelajar setempat. Kepolisian bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Purworejo.

Pendidikan lalu lintas dimasukkan sebagai salah satu materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). "Materi pendidikan lalu lintas akan diajarkan di jenjang SD, SMP dan SMA," tutur AKBP Satrio Wibowo SIK, Kapolres Purworejo, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Senin (31/7).

Menurutnya, materi wawasan berlalu lintas tidak diajarkan oleh anggota Satlantas Polres Purworejo. Namun guru mata pelajaran terkait diberi pembekalan tentang materi tersebut.

Pendidikan lalu lintas, katanya, bertujuan untuk menekan angka kecelakaan serta lebih memastikan keselamatan dalam berkendara. Sebagian kecelakaan lalu lintas melibatkan dan menimbulkan korban dari kalangan pelajar.

Dikatakan, pemahaman keselamatan lalu lintas sejak dini dapat menjadikan pelajar lebih hati-hati dalam berkendara. "Termasuk anak SD dan SMP yang belum boleh bawa kendaraan, mereka bisa ingatkan orang tua apabila berkendara secara tidak aman," tegasnya.

Kasatlantas Polres Purworejo AKP Johan Valentino Nanuru menambahkan, pembekalan wawasan lalu lintas sejak dini juga sejalan dengan misi kepolisian dalam menerapkan program Tahun Keselamatan Berlalu Lintas Untuk Kemanusian 2017. Kepolisian memiliki lima program lalu lintas yang harus diwujudkan yakni, manajemen kesematan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, pengguna jalan yang berkeselamatan dan perawatan pasca kecelakaan.

Satlantas meluncurkan program tersebut di ajang car free day (CFD) Alun-alun Purworejo. Anggota satlantas unjuk kebolehan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas dan peluncurahn program ditandai pelepasan balon oleh Kapolres Purworejo. "Kami bertekad menekan angka kecelakaan lalu lintas," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI