Pengambilan Air Suci Awali Prosesi Pesta Durian

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pengambilan ambil air suci di sumber mata air ‘Tuk Pitu’ di lembah Dusun Kesur Desa Ngropoh Kecamatan Kranggan sebagai pembuka rangkaian pesta durian di desa tersebut, Sabtu (13/3).

Dipimpin Kades Haryono dan budayawan setempat Didik Nuryanto, pengambilan air suci dilakukan tepat setelah matahari setinggi tombak. Iring-iringan warga berjalan kaki menuju lokasi tersebut. Mereka berpakaian tradisional. Setelah berdoa, warga satu persatu mengambil air suci dan dimasukkan ke dalam klenthing dan bumbung bambu.

Air selanjutnya di bawa ke balai desa untuk disemayamkan selama satu malam dan akan digunakan untuk menyirami bibit durian dan pohon durian pada Sabtu (14/3), dalam suatu prosesi jamasan durian.

Sedangkan siang harinya digelar sadranan dan malam harinya pagelaran wayang durian di dekat sumber mata air oleh Ki Untung. Pagelaran wayang berkisah Ki Donorojo, seorang prajurit dari Pangeran Diponegoro dan sejarah durian di desa tersebut. Mengakhiri prosesi adalah panen dan Grebeg Durian pada Minggu (15/3).

Budayawan setempat, Didik Nuryanto mengatakan pengambilan air suci sebagai awal rangkaian festival durian di Desa Ngropoh. Prosesi ini memberi pesan pada warga untuk menjaga dan mencintai alam lingkungan, terutama air sebagai sumber kehidupan atau kebutuhan pokok.

Dikatakan prosesi juga sebagai ritual selamatan, yakni meminta pertolongan dan keselamatan serta rasa syukur atas segala nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa. “Permintaan pertolongan dan ucapan rasa syukur ini dikemas dalam prosesi budaya,” kata dia.

BERITA REKOMENDASI