Pengangguran Edarkan Ribuan Pil Koplo

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemuda berinisial Ard (26) warga Desa Krasak, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, harus berurusan dengan Satnarkoba Polres Purworejo. Pemuda itu nekat mengadu nasib dengan mengedarkan obat-obatan terlarang. Polisi menyita 1.072 pil berjenis Heximer berwarna kuning dari tempat persembunyian tersangka.

Pengungkapan kasus peredaran obat terlarang itu bermula dari informasi aktivitas gelap tersangka yang dilaporkan kepada polisi. “Satuan Narkoba Polres Purworejo mendapat laporan masyarakat terkait perbuatan seseorang berinisial A yang diduga menyalahgunakan obat terlarang,” ungkap Kasubag Humas Polres Purworejo AKP Siti Komariyah, Jumat (29/01/2021).

Petugas tidak berseragam kemudian melakukan penyelidikan dan memastikan kebenaran informasi itu. Petugas mengamankan A dan menggeledah tasnya, lalu menemukan obat terlarang jenis Heximer.

Polisi menginterogasi A dan kemudian diakui jika obat itu didapat dari Ard. Petugas kemudian mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya di sekitar Jalan KHA Dahlan Purworejo.

Saat digeledah, petugas menemukan 1.027 butir pil berwarna kuning dari dalam tas pinggang, di mana yang saat diteliti merupakan jenis Heximer. “Tersangka Ard ini yang menjual kepada A. Maka jelas Ard ini tersangka pengedar dan kami jerat dengan Pasal 196 juncto Pasal 98 ayat 2 dan ayat 3 UU 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun,” tegasnya.

Sementara itu, tersangka Ard mengaku mengedarkan obat terlarang karena tergiur keuntungannya. “Saya nekat karena butuh uang, sekarang menyesal,” ucapnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI