Pengawasan Wujudkan Pemerintahan Bersih

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Tahun 2018 diharapkan dapat dijadikan sebagai rekonsiliasi tindak lanjut penyelesaian atas hasil pemeriksaan. Hasil temuan dan rekomendasi pemeriksaan dari tahun-tahun sebelumnya harus segera diselesaikan semua pihak yang terkait.

Demikian antara lain dikemukakan Wakil Walikota Magelang Dra Windarti Agustina di forum rapat dinas gelar pengawasan daerah (Larwasda) Kota Magelang Tahun 2018 di Aula Adipura Kencana Komplek Pemkot Magelang, Senin (14/5/2018). Gelar pengawasan merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah Kota Magelang untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik dan bersih, serta untuk mendorong peningkatan kinerja melalui pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Dikatakan Wakil Walikota Magelang, pengawasan merupakan salah satu instrument untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik. Pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk membantu perangkat daerah dan unit kerja dalam melaksanakan program dan kegiatannya senantiasa berada di jalur yang telah ditetapkan dan sesuai aturan yang ada.

“Maksimalkan peran aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) selaku consulting partner dan quality assurance, baik dalam perencanaan, penganggaran, maupun dalam pelaksanaannya. Pastikan semua berjalan dengan baik dan sesuai aturan yang ada. Tingkatkan koordinasi agar dapat dihindari sejak awal kesalahan atau penyimpangan yang mungkin terjadi,” kata Wakil Walikota Magelang.

Peraihan level 3 dengan catatan (DC) atas kapabilitas APIP Kota Magelang juga diapresiasi Wakil Walikota Magelang. Hal ini berarti APIP Kota Magelang  mampu menilai efisiensi, efektivitas, ekonomis suatu kegiatan dan mampu memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian intern di Kota Magelang. Ia berharap supaya komitmen atas capaian ini terus dijaga dan ditingkatkan.

Sekretaris Daerah Kota Magelang Drs Sugiharto mengatakan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik, setiap aparatur negara wajib mengetahui apa yang harus dilakukannya. Perlu tekad dan komitmen bersama untuk melakukan yang baik supaya ada rasa aman dalam bekerja.

Menurutnya, semua harus konsisten dalam setiap hal. Jika berkomitmen untuk menjadikan pemerintahan yang bersih dan baik, maka antara perkataan dan perbuatan harus sejalan.

Sebagai aparatur Negara, kata Sugiharto, jangan sampai menerima apa yang bukan menjadi haknya, apalagi sampai meminta. Kalau hal itu sampai terjadi, maka sulit untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik.

Berkaitan dengan rekomendasi hasil pemeriksaan, Sugiharto menghimbau agar semua perangkat daerah dan unit kerja yang ada di Kota Magelang segera menyelesaikannya. “Segera selesaikan semua rekomendasi temuan yang sifatnya materiil atau finasial. Jangan sampai melebihi 60 hari sejak diterimanya laporan hasil pemeriksaan. Ini juga sebagai bukti nyata komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik,” katanya. (Tha)

BERITA REKOMENDASI