Pengelola Obwis Terapkan Prokes Ketat Cegah Paparan Covid-19

Editor: Agus Sigit

TEMANGGUNG, KRjogja.com – Pengelola obyek wisata (obwis) di Kabupaten Temanggung diharuskan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah paparan Covid-19. Pemerintah kabupaten setempat tidak segan menutup obwis jika kedapatan pengelola lalai.

Ketua kelompok sadar wisata (Pokdawis) Puncak Gunung Botorono Edi Santoso mengatakan hanya menerima wisatawan yang mau menerapkan prokes sesuai aturan dari pemerintah.

“Wisatawan yang lalai menerapkan prokes akan mendapat teguran. Jika berulang kali ditegur tetap membandel terpaksa harus mempercepat kunjungan,” kata Edi Santoso, Senin (15/11).

Dia mengatakan lebih mementingkan kesehatan daripada mendapatkan uang dari kunjungan wisatawan tetapi lantas terpapar Covid-19.

Dia menyampaikan penerapan prokes menjadi kebiasaan hidup baru. Di obwis yang tidak menerapkan prokes justru mendapat penilaian negatif. Dampaknya pengunjung berkurang.

“Kami tidak ingin mendapat kesan negatif. Nanti pengunjung berkurang, pengelola dan masyarakat pelaku wisata pendapatan atau kesejahteraanya tidak meningkat,” kata dia sembari mengatakan harapan keberadaan obwis dapat kesejahteraan.

Dikataan di obwis Puncak Gunung Botorono fasilitas prokes dan ada petugas untuk mengingatkan wisatawan untuk mematuhinya. Prokes itu seperti memakai masker, sering membersihkan tangan dan tidak berkerumun.

BERITA REKOMENDASI