Pengobatan Tradisional Berujung Maut, Jangan Ada Ais yang lain

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung prihatin atas kejadian pengobatan tradisional yang mengakibatkan seorang anak dibawah umur, Ais (7) warga Dusun Paponan Desa Bejen Kecamatan Bejen Temanggung meninggal dunia.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Temanggung Woro Andijani mengatakan kasus Ais harus menjadi yang terakhir di Temanggung. Jangan sampai ada Ais lain yang menjadi korban pengobatan tradisional berujung maut.

” Kami prihatin dengan pengobatan yang justru menghilangkan nyawa anak-anak,” kata Woro Andijani, Senin (17/5).

BERITA REKOMENDASI