Pengusaha Angkutan Berharap Penghapusan Denda Uji KIR

Editor: Agus Sigit

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pengusaha angkutan umum di Kabupaten Purworejo meminta Dinas Perubungan (Dinhub) Purworejo memberikan dispensasi berupa penghapusan denda keterlambatan uji KIR atau uji kelayakan kendaraan angkutan umum. Penghapusan akan sangat membantu pengusaha angkutan di Purworejo dalam bertahan selama masa pandemi.
Tokoh pengusaha angkutan umum Purworejo, Ahmad Thoha mengatakan, pengusaha angkutan darat di Purworejo masih terpukul meskipun pandemi mulai bisa dikendalikan. “Efeknya terasa luar biasa. Realitas di lapanga, dari sekitar empat ratus unit angkutan umum, yang beroperasi sekitar enam puluh saja,” terangnya kepada KRJOGJA.com, Minggu (16/1).
Angkutan umum itu, rata-rata hanya beroperasi pagi hingga siang, dengan penumpang kebanyakan pelajar dan pedagang/konsumen pasar tradisionl. “Siang sampai sore sudahsepi, mereka pilih balik kandang. Situasi sekarang sangat sulit bagi kami, sehingga pengusaha berharap ada perhatian dari pemerintah,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Purworejo Hery Raharjo menuturkan, pihaknya akan mengkaji regulasi terkait masukan penghapusan denda KIR yang disampaikan pengusaha. “Kami menyadari kesulitan yang dihadapi para pengusaha angkutan, akan tetapi, tentunya hal itu akan dikonsultasikan kepada pimpinan, apakah akan ada kebijakan diskresi atau lainnya,” tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI