Peningkatan Industri Terkendala RTRW

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kalangan usaha berkeluh kesah kepada Bupati Temanggung karena perluasan dan perkembangan usahanya terkendala Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah kabupaten setempat. Mereka pun menginginkan diskresi dari bupati, dengan alasan akan berdampak peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami meminta bupati ada diskresi kebijakan agar bisa meluaskan usaha. Selama ini perluasan industri terkendala perda RTRW," kata Pimpinan PT Albasia Sejahtera Mandiri, Ito Priyo, pada Ekspose Pengawasan dan Pencegahan Dampak Kawasan Usaha / Kegiatan 2018, Selasa (18/12/2018).

Dia mengatakan pengusaha berusaha meningkatkan usahanya dari industri kecil dan menengah menuju ke besar. Salama ini usahanya dibidang pengolahan kayu yang dipimpinnya sudah pada menengah, untuk dapat ke usaha besar perlu perluasan bangunan atau tempat usaha. 

Saat ini, lanjutnya luasan bangunan sudah pada 1,7 hektare, tetapi mendapat teguran pemerintah karena di kawasan itu maksimal hanya 1 haktare. Pihaknya kini belum melanjutkan perluasan. Padahal untuk mendapat untung yang besar perlu peningkatan usaha.

Hal yang sama disampaikan PT Sumber Makmur Anugerah, yang telah punya lahan 8 hektare, tetapi baru dimanfaatkan 1 hektare. Sebab peningkatan usaha terkendala kawasan, yang berada di kawasan industri kecil dan menengah. 

Sementara kepala Puskesmas Rejosari dr Anastasia Susilo Handayani mengatakan puskesmas dan rumah sakit di Temanggung membutuhkan instalasi pengolahan limbah medis. Selama ini dipihak ketigakan yang terkadang limbah itu menumpuk karena belum diambil rekanan. 

"Kami membutuhkan instalasi pengolahan limbah medis, selain puskesmas, rumah sakit juga membutuhkan," katanya. 

Bupati Temanggung Al Khadziq mengatakan pihaknya tidak bisa memenuhi permintaan penguasaha untuk mengeluarkan diskresi, sebab kedepan akan bermasalah. " Jika saat ini keluar diskresi, kasihan bupati kedepan, bisa dipermasalahkan," katanya.  

Dia mengatakan perlu bertemu bersama antara penguasaha, DPRD, bupati, dan dinas terkait untuk membicarakan persoalan perluasan industri dan RTRW kabupaten tersebut. Apapun hasil pertemuan itu harus dijalankan bersama. " Kita perlu duduk bersama, dalam sebuah forum untuk kebersamaan kemajuan Temanggung," katanya.

Terkait dengan instalasi pengolahan limbah, dia mengatakan masih akan dibicarakan dengan Dinas Kesehatan. Instalasi tersebut diperlukan, tetapi perlu dibicarakan secara lebih serius. (Osy)

BERITA REKOMENDASI