Penuhi Wasiat Suami, Sarinah Tinggal di Gubuk Reyot

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sarinah (85), janda warga RT 03 RW 02 Dusun Nadri Desa Krendetan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo, tinggal di gubuk reyot seorang diri. Ada dua alasa yang menbuatnya memilih laku sederhana itu, gubuknya dekat masjid dan memenuhi wasiat almarhum suami.

Perempuan itu enggan tinggal bersama dua anaknya yang berumahtangga di Krendetan, Kaaanudin (63) dan Asmungi (60). Berkali-kali diajak, namun selalu kembali. Padahal rumah tersebut sudah diambrukkan Kasanudin karena reyot dan tidak ada yang menempati.

"Sering saya ajak pulang, tapi tidak betah, maunya tinggal di bekas rumah kami dulu," kata Kasanudin, kepada KRJOGJA.com, Sabtu (9/9).

Untuk memperbaiki, Kasanudin dan Asmungi tidak mampu karena penghasilan tidak menentu. Akhirnya Kasanudin dan warga sekitar membangun gubuk sederhana berukuran 3 x 4 meter. Dindingnya dsri anyaman bambu, beratap genting tua dan berlantai tanah. Lima tahun terakhir Sarinah tinggal sendirian.

Guna mencukupi kebutuhan harian, Kasanudin dan Asmungi mengirim makanan untuk Sarinah. Selain itu, sejumlah tetangga juga membantu. "Bisa dikatakan, simbok tidak pernah telat makan," ujarnya.

Sarinah mengaku, dirinya memaksa tinggal di gubuk sederhana karena lokasinya dekat masjid. Kedekatan itu memudahkan aktivitas ibadah baik salat atau mengaji. "Dekat masjid, gampang mau salat jamaah. Suami dulu pernah berpesan pada saya untuj tidak pergi-pergi dari Nadri," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI