Penyakit Tidak Menular Semakin Mendominasi

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Trand penyakit tidak menular kian mendominasi penyakit yang diderita masyarakat sejak beberapa tahun terakhir. Penderita penyakit ini menggeser angka penyakit menular yang banyak diderita warga masyarakat di era sebelum tahun 2010.

“Dari data BPJS, penyakit tidak menular, terutama jantung paling mendominasi setelah strok,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purworejo dr Kuswantoro MKes, Selasa (12/9/2017).

Dalam rapat koordinasi (Rakor) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang berlansung di pendapa rumah dinas bupati setempat, Kuswantoro menjelaskan, bergesernya penyakit yang diderita masyarakat ini akibat perilaku hidup kurang sehat. Lingkungan kurang terjaga, termasuk sanitasi dan kebiasaan buruk lainnya terhadap lingkungan dan diri manusia.

Perilaku ini masih didukung dengan gaya hidup yang kurang sehat, terutama asupan yang masuk ke dalam tubuh dan kebiasaan hidup kurang baik, termasuk tidak melakukan olahraga secara rutin.

Disamping trok dan jantung lanjut Kuswantoro, hipertensi, diabetes juga semakin banyak penderitanya.

Penduduk yang benar-benar sehat lanjut Kuswantoro hanya sekitar 70 persen, sedang 30 persen lainnya tidak sehat. Dari angka 30 persen itu, 42 persennya mengaku sakit, dan 58 persen lainnya perlu pelayanan kesehatan.

Untuk membiasakan hidup sehat lanjut Kuswantoro, di dunia kesehatan ada istilah Cerdik, yakni cek kesehatan secara teratur minimal enam bulan sekali, enyahkan rokok, rajin olahraga dan melakukan diet seimbang, istirahat cukup, dan kendalikan stres.

“Untuk mengendalikan stress ini memang sulit karena berkait dengan pihak lain juga. Namun semua dapat kembali pada diri sendiri dalam mengendalikan emosi,” tandasnya. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI