Penyandang Disabilitas Netra Khusuk Tadarus Gunakan Al Quran Braille

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Meski tidak bisa melihat huruf-huruf Al Quran, puluhan penyandang disabilitas netra di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Netra Penganthi Temanggung tetap khusuk melakukan tadarus di bulan Ramadhan. Mereka memanfaatkan Al Quran braille yang tersedia di masjid Al Hidayah yang ada di komplek tersebut, untuk membaca ayat-ayat suci dari Allah Swt.

Digunakan jari-jari tangan untuk meraba ayat-ayat Al Quran. Huruf-huruf berupa simbol-simbol tertentu. Penyandang disabilitas netra membuktikan sekaligus menyadarkan bahwa keterbatasan tidak mengurangi untuk tadarus Alquran di bulan suci Ramadan.

Mereka tadarus usai sholat lima waktu, baik secara personal maupun kelompok. Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Netra Penganthi Temanggung sendiri sebenarnya menjadwalkan tadarus khusus mempersilahkan untuk

Seorang penerima manfaat Suryadi (28) mengatakan dua tahun belajar membaca Alquran braille, perlahan tapi pasti mulai lancar membaca. Membaca Al Quran braille butuh ketekunan, dalam menghafal dan memahami huruf-huruf selain itu jari harus peka. “Kami mengandalkan jari untuk membaca Al Quran braille, jari harus sensitif,” kata dia.

Dia mengungkapkan rasa syukur bisa membaca Al Quran braille, sehingga di bulan suci bisa tadarus, demikian pula di hari-hari di luar ramadhan. Tidak ada target yang muluk bisa katam Al Quran di bulan ramadhan ini.

Ia kemungkinan akan mengulang-ulang jus 30, yang disitu ada ayat-ayat pendek juga bisa digunakan untuk dibaca pada sholat lima waktu. “Ingin juga katam, namun perlu dipahami bahwa Al Quran braille beda dengan Alquran biasa. Satu jus bisa satu jilid besar,” kata dia.

Seorang pembimbing Sumarni (49) mengatakan penerima manfaat beragam, ada yang belum bisa membaca tulis braile namun ada pula yang sudah bisa. Bagi yang belum diajari sedangkan yang sudah ditingkatkan. “Ada pelatihan khusus baca tulis braile, terutama Al Quran braille. Ada guru tersendiri,” katanya.

Dikatakan pada Ramadhan ini ada waktu khusus untuk tadarus Al Quran yakni usal sholat tarawih. Tetapi penyandang disabilitas atau penerima manfaat tetap diperbolehkan untuk tadarus diluar waktu itu.

Dia berharap di bulan suci ini penyandang disabilitas di panti Penganthi bisa meningkatkan iman dan taqwa. Membaca Al Quran bisa menjadi kebiasaan di bulan-bulan lain. (Osy)

BERITA REKOMENDASI