Penyelesaian Dua Proyek Jembatan di Kebumen Molor

KEBUMEN KRJOGJA.com – Diantara 5 proyek jembatan yang dibangun di Kebumen pada tahun anggaran 2018, 2 proyek gagal terselesaikan tepat waktu pada  tanggal 15 Desember 2018. Yaitu, proyek jembatan yang menghubungkan  Pejengkolan – Balingasal di Kecamatan Padureso dan Sarwogadung – Bogowati  di Kecamatan Mirit Kebumen.

" Penyebab keterlambatan adalah jadwal pengecoran beton yang mundur dari  jadwal yang telah ditetapkan. Seperti pengecoran beton pada lantai jembatan  Pejengkolan – Balingasal yang baru dilaksanakan pada 14 Desember 2018.  Padahal cukup umur betonnya adalah 30 hari," ujar Kabid Bina Marga Dinas  Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Hanna Widiawati MT,
di ruang kerjanya, Senin (17/12/2018).

Kendati mengalami keterlambatan jadwal penyelesaian fisik, namun DPUPR  Kebumen masih memberi toleransi kepada rekanan kedua jembatan untuk  merampungkan sejumlah kewajiban administrasi hingga 21 Desember 2018. "Pada beton yang cukup umurnya 30 hari, maka pada H + 7 pasca pengecoran  nilai kelayakannya sudah mencapai 70 %," jelas Hanna.

Adapun 3 proyek jembatan lainnya yaitu jembatan Sruni – Kedungbajul di Desa Bojongsari Kecamatan Alian, jembatan di Desa Karangsari Kecamatan Kutowinangun dan jembatan di Desa Bonjok Kecamatan Adimulyo Kebumen, berhasil terselesaikan  keseluruhannya pada Senin (17/12).

Menurut Hanna berdasarkan pengalaman, proyek rekonstruksi maupun pembangunan jembatan baru memang kerap mengalami keterlambatan penyelesaian. Mengingat,  kerumitan proses pengerjaannya dan seringkali banyak kendala yang berasal dari kondisi alam maupun pasokan material. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI