Perampasan dan Penganiayaan, 2 Pemuda Klithih Diamankan

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJogja.com – Dua pemuda warga wilayah Kota Magelang, AMA (24) dan BS (24) diamankan petugas Polres magelang karena diduga berkaitan aksi klithih atau aniaya berat tanpa sebab dan pencurian dengan kekerasan. Keduanya bahkan sempat menjadi amukan massa.

"Ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan dari keduanya, diantaranya sebilah bendo yang diambil dari sebuah pasar," kata Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK kepada wartawan di Polres Magelang, Jumat (28/6/2019).

Didampingi Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Bayu Puji Hariyanto SH SIK MH, Kasubbag Humas Polres Magelangh Iptu Tugimin maupun lainnya, Kapolres Magelang mengatakan keduanya terpaksa harus berurusan dengan polisi dan ditahan di Polres Magelang diduga berkaitan aksi klithih atau aniaya berat tanpa sebab dan pencurian dengan kekerasan.

Aksi mereka lakukan di tepi Jl Sukarno Hatta masuk wilayah Dusun Pangenan Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Sekitar pukul 21.00 salah satu warga Desa Pasuruhan Kecamatan Mertoyudan Magelang Afrizal naik sepeda motor menuju ke sebuah counter HP.

Saat membelokkan sepeda motornya, mendadak dari arah belakang datang BS dan AMA yang mengendarai sepeda motor sambil membunyikan klakson kendaraan, untuk kemudian berhenti di samping sepeda motor Afrizal. Pembicaraan antara keduanya sempat terjadi, namun beberapa saat kemudian terjadi aksi pembacokan 4 kali ke arah Afrizal, diantaranya mengenai bagian punggung, lengan tangan kanan sebelah atas dan lengan bagian bawah. Usai melakukan pembacokan, BS dan AMA langsung pergi ke arah Sawitan Magelang.

Di daerah Sawitan, lanjut Kapolres Magelang, malam itu BS dan AMA sempat ketemu Deni (20) warga Kembanglimus Borobudur Magelang. Bahkan mereka juga sempat minum minuman keras. BS dan AMA kemudian mengajak Deni ke depan SMPN 3 Mertoyudan. Beberapa saat kemudian HP milik Deni berusaha dirampas BS, namun Deni berhasil mempertahankan. Aksi pembacokan terhadap Deni pun terjadi. (Tha)

 

 

BERITA REKOMENDASI