Perbankan Bantu Korban Bencana Alam di Temanggung

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung menyalurkan bantuan dari sebuah bank terbesar di Jawa Tengah pada tiga korban bencana alam, Senin (15/02/2021).

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Temanggung Mamix Sulistyaningrum mengatakan bantuan untuk bencana tanah longsor dan kebakaran tersebut berupa uang tunai Rp 10 juta.

“Amanah dari bank sudah kami belanjakan, karena sesuai standar operasional prosedur, bantuan pada korban itu berupa material yang akan disalurkan kepada dua korban longsor di Kaloran dan Kranggan serta korban kebakaran di Ngadirejo,” kata dia.

BPBD, kata dia, selalu memberikan bantuan sesuai dengan yang dibutuhkan warga, bantuan yang diberikan saat ini berupa asbes, kayu bangunan, besi, dan semen. “Sesuai SOP, ketika ada korban bencana alam dan kerugiannya lebih dari Rp 10 juta maka berhak mendapatkan bantuan berupa material, tetapi bantuan tersebut tetap melalui kajian,” katanya.

Dikemukakan anggaran bantuan untuk korban bencana alam berupa bahan bangunan tahun ini lebih sedikit hanya Rp 150 juta dari tahun lalu mencapai Rp250 juta. Dikatakan sampai saat ini bencana alam yang menimbulkan kerusakan dan membutuhkan bantuan material sudah cukup banyak.

Sedang bantuan yang sudah terdistribusi adalah untuk 21 korban terdiri atas 14 korban bencana longsor dan 7 bencana angin ribut dengan total anggaran yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 71 juta. “Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mendukung penyaluran bantuan tersebut dengan menggandeng CSR,” katanya.

Perwakilan Bank, Dima mengatakan bantuan ini atas inisiatif teman-teman karyawan bank yang peduli pada bencana di Temanggung. “Kami serahkan bantuan berupa dana senilai Rp10 juta ke BPBD dan bantuan ini nanti dari BPBD diserahkan kepada warga Temanggung yang membutuhkan,” katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI