Perbatasan Belum Tertata, Obwis Purworejo ‘Tenggelam’

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Objek wisata (obwis) yang terletak desa-desa di Kecamatan Kaligesing, perbatasan Kabupaten Purworejo dengan Kulonprogo, kalah bersaing dengan destinasi di wilayah Yogyakarta. Belum tertatanya kawasan perbatasan ditengarai sebagai penyebab kurang berkembangnya obwis yang tersebar di Desa Tlogoguwo dan Donorejo itu. 

Pemuda Desa Tlogoguwo Teguh Prayitno mengatakan, destinasi di wilayahnya seperti tenggelam dan berbeda kondisinya dengan obwis di Kulonpogo. "Padahal lokasinya berdekatan, misalnya Gua Kiskendo dan Tuk Mudal di Kulonprogo dengan Gua Seplawan, Hutan Pinus Kalilo dan Siegendol di Purworejo, tapi pengunjung datangnya ke wilayah Kulonprogo," terangnya kepada KRJOGJA.com, Senin (6/1/2020). 

Menurutnya, kondisi jalan dinilai menjadi faktor utama kurang diliriknya objek wisata di Kabupaten Purworejo. Lebar jalan di Kabupaten Purworejo hanya setengah dari akses milik Kulonprogo. 

Kondisi akses juga tidak semulus jalan di wilayah Kulonprogo. "Aspalnya mulai banyak mengelupas, berbeda dengan akses di Kulonprogo, sudah lebar, halus lagi," katanya. 

Selain itu, wajah perbatasan juga tidak telihat mencolok. Kawasan itu, lanjutnya, masih kurang rambu petunjuk jalan dan sarana lain misalnya tanda batas wilayah dan peta informasi wisata.   

Warga lain, Supriyono menambahkan, apabila kawasan dipoles, bukan tidak mungkin wisatawan yang awalnya tidak punya agenda, mencoba mengunjungi destinasi di Purworejo. Pemerintah, katanya, memiliki sarana dan kemampuan untuk memajukan perbatasan. Bahkan untuk lahan, pemerintah bisa bekerjasama dengan Perhutani karena sebagian besar akses perbatasan ada di lahan perusahaan. 

"Sekarang tinggal pemerintah mau serius kembangkan perbatasan, atau tidak," tegasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI