Perbedaan dalam Pilkada Jangan Dijadikan Timbulnya Perpecahan

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berlangsung mulai sekarang ini, hendaknya jangan sampai menjadikan perpecahan. Terjadinya perbedaan pilihan itu merupakan suatu kewajaran.  

Demikian antara lain dikemukakan Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT ketika meyerahkan SK Walikota Magelang Nomor 971.12/147/112 Tahun 2017 tentang Pembebasan Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan bangunan kepada Yayasan Sinar Kasih Tao Kota Magelang yang dilaksanakan di Rumah Ibadat Sinar Kasih Tao Kota Magelang, Selasa (4/4/2018).

Hanya saja berbeda pilihan tersebut jangan sampai membuat perpecahan atau juthakan. Walikota Magelang berharap bersikap biasa saja, dan jangan sampai usreg karena kalau sampai terjadi ketidak-tenangan atau usreg yang akan merasa rugi adalah rakyat juga.

Di Kota Magelang, kegiatan pesta demokrasi tidak hanya terjadi di tahun 2018 ini, tetapi juga tahun 2019 berupa pemilihan calon anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden, serta tahun 2020 berupa pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Magelang. Berkaitan dengan ini Walikota Magelang berharap agar masyarakat cerdas dalam memilih untuk membawa Kota Magelang yang lebih bagus.

Sementara itu Ketua Yayasan Sinar Kasih Tao Magelang Teddy Hartanto T secara terpisah kepada KR mengatakan selaku warga negara yang baik tentu akan melaksanakan hak politiknya dengan baik juga. Dikatakan, pihaknya tidak ada mengarahkan pilihan umat dan semuanya dipasrahkan kepada masing-masing pribadi umat.

"Kita juga menjaga netralitas," kata Teddy.(Tha)

 

 
 

BERITA REKOMENDASI