Perda SOTK Belum Siap Ancam APBD 2017

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRjogja.com) – Proses pembahasan APBD 2017 yang seharusnya sudah dimulai dilakukan oleh DPRD dan Pemkab Magelang, diperkirakan mundur dari waktu yang direncanakan. Hal ini terjadi, karena peraturan daerah (Perda) tentang Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang akan dilaksanakan tahun depan, belum diselesaikan.

"Karena SOTK baru ini akan diterapkan pada tahun 2017 mendatang, maka anggaran yang dibahas juga harus menyesuaikan. Sementara sampai saat ini kita belum menerima rancangan SOTK tersebut," kata Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sariyan Adi Yanto, Jumat (19/08/2016).

Padahal seharusnya, kata Saryan, saat ini proses pembahasan APBD 2017 sudah dimulai. Sesuai jadwal, Pemkab Magelang sudah harus menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2017. "Karena SOTK belum siap, maka imbasnya APBD bisa molor pembahasannya," jelasnya.

Dia berharap proses penyusunan SOTK segera dilaksanakan dan disahkan. Namun, perlu langkah cermat dan cerdas dalam penataan perangkat daerah, dengan menekankan pada isu pelayanan publik serta isu inovasi daerah. "Muaranya tentu efektifitas pembangunan daerah. Sejauh ini, sejumlah SKPD yang memiliki program kurang terintegrasi dan juga banyak yang tumpang tindih tugas dan wewenangnya," jelasnya.

Terpisah Plt Sekretaris Daerah, Agung Trijaya dalam rapat badan angggaran mengatakan, saat ini pihaknya sedang menggodok SOTK yang baru. "Masih digodok di bagian organisasi," katanya, terpisah.

Untuk diketahui, pasca terbitnya UU  No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,  kemudian perubahan PP 18 /2016 tentang perangkat daerah tersebut, setiap kabupaten dan kota di Indonesia termasuk provinsi harus mengikuti perubahan tersebut. Perombakan SOTK itu meliputi perubahan dinas, badan dan instansi. Ada dinas dan instansi yang dipecah menjadi beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD). (Bag)

BERITA REKOMENDASI