Peredaran Tabloid IB Sementara Dihentikan

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJOGJA.com – Untuk menjaga kondisifitas masyarakat menjelang Pemilu 2019, peredaran Tabloid Indonesia Barokah (IB) di Kabupaten Magelang, sementara dihentikan oleh pihak Kantor Pos. Hal ini dilakukan sambil menunggu keputusan dari Bawaslu dan Polri. Sementara yang sudah terlanjur didistribusikan, diserahkan pada masyarakat. Jika meresahkan bisa dititipkan ke Kantor Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) terdekat.

Hal itu merupakan keputusan hasil koordinasi antara Bawaslu Kabupaten Magelang dengan Kepala Cabang Kantor Pos Magelang, Jumat (25/01/2019). "Ada beberapa hal yang kita sepakati tadi. Untuk sementara pihak kantor pos akan menghentikan distribusi tabloid itu. Yang masih dikantor pos kecamatan, akan ditarik. Sedang yang sudah terlanjur didistribusikan, diserahkan ke masyarakat (penerima)," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habieb Sholeh usai berkoordinasi dengan Kantor Pos Magelang.

Disampaikan Habieb, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. "Kita sudah minta para pengelola pondok pesantren dan takmir masjid yang menerima tabloid itu, untuk menyimpannya dan tidak mengedarkan ke masyarakat. Jika dirasa meresahkan, bisa dititipkan ke kantor panwas kecamatan terdekat," pintanya.

Disebutkan jika peredaran Tabloid IB diwilayahnya, sudah terjadi sejak sepekan kemarin. Targetnya pada para pengelola pondok pesantren dan pengurus masjid di 21 kecamatan diwilayah ini. "Dari pendataan kami melalui panwas kecamatan, hampir semua kecamatan sudah menerima. Namun sebagian masih tertahan di kantor-kantor pos cabang di kecamatan-kecamatan. Untuk yang masih tertahan ini, hasil koordinasi dengan kepala kantor pos pusat magelang tadi, disepakati untuk ditarik kembali ke kantor pos pusat," ungkapnya.

Yang menarik, ada sejumlah masyarakat diwilayahnya yang secara suka rela dan sadar, melaporkan sudah menerima tabloid itu ke Pengawas Kelurahan Desa (PKD) yang diteruskan ke Panwascam. Selanjutnya, mereka menyerahkan sendiri tabloid itu ke panwascam dengan tujuan untuk menjaga kondusifitas masyarakat. "Kami apresiasi beberapa warga di kecamatan mertoyudan, yang kemarin secara sadar menyerahkan sendiri tabloid itu disaksikan anggota kepolisian. Ini bagus, karena kesadaran untuk menjaga kondusifitas itu sudah muncul dari masyarakat sendiri. Semoga hal ini akan menular ke masyarakat di kecamatan lain," pungkasnya. 

Untuk diketahui sebelumnya, Sukarman (56) salah satu pengurus Masjid Darul Muttaqin Dusun Maliyan, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kamis (24/01/2019) menyerahkan dua eksemplar tabloid IB ke Panwascam Mertoyudan. "Tabloid ini kami terima jumat pagi (18/1) kemarin. Kami sendiri tidak tahu siapa yang mengirim. Tahu-tahu sudah ada diserambi masjid. Karena baru viral di medsos, kami serahkan saja ke panwascam. Kami takut, kondusifitas masyarakat disini jadi terganggu," imbuhnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI