Peringatkan Warga Perantau, Larangan Mudik Jangan Dikesampingkan

WONOSOBO, KRJOGJA.com – Para perantau maupun masyarakat Kabupaten Wonosobo yang berada di luar daerah diminta mentaati larangan mudik pada perayaan Lebaran tahun ini. Sikap kepatuhan para perantau tersebut secara tidak langsung merupakan bentuk dukungan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat luas dalam mengendalikan penyebaran virus korona (Covid-19) di Kota ASRI ini yang kini kasus penularannya cenderung melandai.

“Kami peringatkan bagi warga perantau agar larangan mudik jangan dikesampingkan. Mari kita patuhi bersama-sama, agar pandemi Covid-19 bisa terus ditekan dan tidak kembali meluas,” ungkap Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bersama Wakil Bupati Muhammad Albar dan pimpinan perangkat daerah ketika memberikan keterangan pers dilanjutkan acara buka bersama dengan para wartawan di lingkungan Pemkab Wonosobo, Rabu (21/4/2021).

Sebagai bentuk antisipasi, lanjut Bupati, Pemkab Wonosobo juga telah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro. Termasuk menerbitkan Surat Edaran tentang Panduan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H dalam Situasi PPKM Mikro. Melalui Instruksi dan Surat Edaran tersebut, maka pemberlakuan pembatasan tersebut didasarkan pada zonasi wilayah, dengan ketentuan di setiap zona berbeda-beda.

BERITA REKOMENDASI