Perlindungan Anak Yatim Butuh Perda Khusus

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Guna melindungi kehidupan para anak yatim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo butuh Peraturan Daerah (Perda) yang secara khusus mengatur tentang perlindungan anak yatim. Perda diharap dapat menjamin keterlindungan dan kesejahteraan anak yatim sekaligus para pengasuh panti asuhan yang merawatnya.

“Biaya operasional panti selama ini mengandalkan donatur serta bantuan pemerintah. Itupun baru untuk pemenuhan kebutuhan dasar,” kata Kepala Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Muhammadiyah Kaligesing Kabupaten Purworejo H Mukidal, Kamis (11/6).

Di hadapan anggota Fraksi PDI Perjuangan Dapil 2 DPRD Purworejo yang mengunjunginya, H Mukidal menjelaskan bahwa bantuan anggaran yang diterimanya jika dirata-rata maka setiap anak Rp 5.000 per hari. Bahkan tahun ini dari 30 lebih anak yang disusulkan, hanya 20 yang disetujui.

Bantuan itu diakuinya masih sangat minim. Terlebih jika dibandingkan dengan panti asuhan yang dikelola pemerintah, yang jumlah bantuannya mencapai Rp10 ribu per hari per anak.

“Kami istilahkan bantuan untuk makan. Tapi kami bukan iri atau protes karena memang tujuan utama kami melaksanakan perintah agama untuk memelihara anak-anak yatim ,” tandasnya.

Usai mendengar aspirasi itu Anggota DPRD Purworejo dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil 2 Drs Subeno menyatakan bahwa Purworejo memang belum ada Perda yang khusus menangani anak yatim. “Kita sekarang baru menyelesaikan Raperda terhadap perlindungan lanjut usia yang menjadi inisiatif anggota dewan periode lalu. Insya-Allah, dengan adanya aspirasi dari tingkat bawah, maka untuk perlindungan anak yatim kita masukkan dalam Raperda inisiatif anggota DPRD periode ini,” ungkapnya. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI