Pertamina Tambah Kuota Elpiji Purworejo

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Pertamina mulai menambah kuota elpiji bersubsidi di Kabupaten Purworejo memasuki bulan puasa. Penambahan rencananya dilakukan bertahap hingga maksimal delapan persen dari kuota dan berlangsung sampai akhir Juni 2018.

Memasuki awal Ramadan, Pertamina menaikkan kuota dua persen dari alokasi bulanan. "Penambahan maksimal antara 6 – 8 persen dari kuota bulanan, Pertamina sudah mulai menyalurkan tambahan itu mulai awal puasa," ujar Kepala Bidang Perdagangan dan Pengelolaan Pasar pada Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo Sri Suhartini, kepada KRJOGJA.com, Jumat (18/5).

Menurutnya, kuota ditambah untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Purworejo yang diperkirakan meningkat pada awal puasa dan saat lebaran. Berdasar laporan tim yang disebar ke lapangan dan sejumlah agen, dinas belum menemukan adanya kekurangan pasokan elpiju bersubsidi.

Selain itu, harga di pasaran juga tetap stabil sesuai aturan pemerintah. "Tidak ada gejolak, aman terkendali. Harga hingga tingkat pangkalan juga sama dengan ketetapan pemerintah," tuturnya.

Direktur PT Dhian Patra Rajasa Ida Murdiana mengemukakan, untuk menjaga pasar stabil, manajemen melakukan pembinaan terhadap 170 pangkalan di bawah perusahaan. Manajemen meminta pangkalan memprioritaskan gas untuk konsumen langsung.

PT Dhian, katanya, memberlakukan aturan 50 persen kuota setiap pangkalan untuk konsumen rumah tangga, 25 persen UMKM dan 25 persen pengecer. "Kebijakan itu berjalan, jadi pangkalan wajib langsung menjual pada rumah tangga. Pangkalan juga diminta memilih konsumen, misal orang kaya mau beli gas bersubsidi, jangan langsung dilayani," ungkapnya.

Agen juga menyiapkan Bright Gas tabung 5,5 kilogram untuk warga yang lebih mampu di pangkalan. "Dari 170 pangkalan, hanya 32 yang belum menyediakan gas 5,5 kilogram, itu karena termasuk pangkalan kecil," terangnya. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI