Peserta JKN-KIS Sekarang Bisa Skrining Riwayat Kesehatan

Editor: Agus Sigit

MAGELANG, KRJOGJA.com – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat melakukan skrining riwayat kesehatannya untuk mengetahui potensi risiko empat penyakit, yaitu diabetes melitus (DM), ginjal kronik, hipertensi dan jantung koroner.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Ni Ketut Sri Budiani kepada wartawan usai acara pertemuan dengan wartawan di Mertoyudan Magelang, Kamis (9/7/2022), diantaranya mengatakan skrining dapat dilakukan secara mandiri melalui Aplikasi Mobile JKN, website, Chat Assistant JKN (Chika), atau datang langsung ke fasilitas kesehatan (faskes).
Skrining ini dinilai penting dilakukan peserta JKN-KIS, minimal setahun sekali. Dengan melakukan skrining, dapat diketahui tingkat risiko penyakit peserta, mulai dari tingkat rendah, sedang, sampai tinggi.

“Kalau hasil skrining menunjukkan risiko rendah, dianjurkan menjalani pola hidup sehat. Tetapi kalau risikonya sedang atau tinggi, peserta diminta untuk segera ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter,” katanya.

Manfaat adanya skrining riwayat kesehatan ini pihak FKTP akan mengetahui kondisi kesehatan para peserta. Sebaliknya, manfaat akan dirasakan peserta supaya mendapatkan penanganan cepat dan tepat, kemudian melakukan pencegahan sebelum kesehatan jatuh pada kondisi terburuk.

“Dengan begitu, FKTP sebagai care coordinator dapat berjalan,” tambahnya. Dampak dari penyakit kronis yang tidak terkelola, akan memicu penyakit-penyakit lainnya. Selain kondisi kesehatan peserta JKN-KIS memburuk, biaya kesehatan yang dikeluarkan untuk pengobatan juga membengkak.

Sementara itu di forum pertemuan atau sosialisasi program JKN-KIS tersebut juga disampaikan paparan dari para Kepala Bidang (Kabid) di BPJS Kesehatan Cabang Magelang, seperti Kabid Penagihan dan Keuangan Devi Andreastuty, Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta (KPP) Sugeng Ngarsono, Kabid Penjaminan Manfaat Primer (PMP) Nurhadi Hidayat dan Kabid Penjaminan Manfaat Rujukan Titis Wiarti. Paparan yang disampaikan diantaranya berkaitan dengan identitas peserta JKN-KIS, program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB), skrining riwayat kesehatan dan antrian online di fasilitas kesehatan. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI