Petani Aliran Dam Colo Minta Jaminan Pupuk

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Musim tanam I (MT I) padi petani di Sukoharjo sekarang kemungkinan besar mengalami kemunduran dibanding tahun lalu karena pengaruh cuaca. Meski begitu kebutuhan pupuk tetap dijamin oleh Pemkab Sukoharjo. 

Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Timur, Jigong Sarjanto, Selasa (17/12) mengatakan, P3A Dam Colo Timur sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo terkait kebutuhan pupuk tahun 2020 mendatang. Hasilnya diketahui semua kebutuhan pupuk bagi petani telah dijamin. Meski demikian pengurus P3A Dam Colo Timur belum mengetahui berapa alokasi yang diberikan tahun depan. Sebab hal itu menjadi kewenangan sepenuhnya pemerintah pusat. 

“Kenapa kami minta jaminan pupuk sekarang, sebab musim tanam padi petani khususnya disepanjang aliran Dam Colo Timur mundur hingga Januari mendatang. Padahal tahun lalu pada Desember ini petani sudah tanam padi dan sudah menggunakan pupuk,” ujarnya. 

Petani disepanjang aliran Dam Colo Timur sekarang kosentrasi menunggu ketersediaan air bersumber dari hujan. Kebutuhan air setelah terpenuhi maka petani akan segera melakukan olah tanah dan pembibitan. Selanjutnya melakukan tanam padi serentak pada musim tanam I (MT I). Sedangkan pupuk sama sekali belum dibutuhkan. 

“Penggunaan atau konsumsi pupuk kemungkinan juga berpengaruh mundur. Sebab jadwal MT I padi petani disepanjang aliran Dam Colo Timur ikut mundur. Kami harap semua kebutuhan pupuk petani terpenuhi,” lanjutnya. 

Jigong menambahkan, penggunaan pupuk kimia sekarang memang masih menjadi andalan petani. Namun sudah cukup banyak petani mengembangkan diri menggunakan pupuk organik atau alami. Salah satu yang sering digunakan yakni kotoran sapi. Pupuk kotoran sapi banyak digunakan petani saat tahap awal melakukan olah tanah. (Mam)

BERITA REKOMENDASI