Petani Lereng Merbabu, Panen Cabai Darmais F1

Selain itu, pemerintah mendorong dengan upaya optimalisasi lahan pekarangan, sehingga banyak warga sudah memiliki tanaman membuat kebutuhan pokoknya tersedia sebagai langkah ketiadaan pendapatan uang dari setiap keluarga. “Pemerintah Kabupaten Magelang, juga membuat kegiatan yang bisa membantu penyediaan bibit tanaman holtikultura, agar banyak tanaman yang bisa dipanen,” jelasnya.

Meski permintaan buah sauran maupun cabai masih terbatas, namun pemerintah telah menghimbai kepada ASN (Aparat Sipin Negara) untuk membantu para petani dengan cara membeli hasil pertanian dari daerah sendiri. “Adanya seruan dan himbauan, agar ASN membeli produk hasil pertanian dari daerah sendiri,” ungkapnya.

Sedang Penyuluh Pertanian Kecamatan Ngablak, Karunia Budhi Setiawan menambahkan, terkait harga sayuran yang murah, maka solusinya adalah menjalin kemitraan dengan pengolahan pasca panen (produk olahan lain), karena harga jatuh merupakan permainan tengkulak.

“Sebenarnya, permintaan sayuran termasuk cabai masih bagus, sebab pengiriman seminggu sekali kisaran 2 – 2,5 ton, dengan harga minimal Rp 9.000 per kilogramnya. Kemarin harganya bisa mencapai Rp 10.000 per kilogram,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI