Petugas Makin ‘Gahar’, Operasi Pemakaian Masker Diperluas

Warga yang kedapatan melakukan pelanggaran dengan tidak memakai masker mendapatkan sanksi dari petugas. Pelaku pelanggaran tersebut didata petugas untuk kemudian membuat surat pernyataan tidak melakukan kesalahan lagi dan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker. Selanjutnya, pelaku pelanggaran menerima sanksi sosial menyanyikan lagu kebangsaan, nasional dan menghafalkan Pancasila. Hukuman tambahan juga diberikan berupa membersihkan fasilitas umum.

Warga Paseban, Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Ganang (48) mengatakan, terjaring operasi masker petugas gabungan saat melintas menggunakan sepeda motor di depan Balai Desa Kedungwinong, Nguter. Ganang mengatakan, lupa tidak memakai masker hingga akhirnya mendapat hukuman dari petugas berupa membersihkan halaman Balai Desa Kedungwinong, Nguter.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, mengatakan, operasi masker dilakukan tim gabungan selama ini bersifat masih menyasar dipusat kota atau keramaian di kecamatan saja, padahal pelanggaran protokol kesehatan justru banyak dilakukan sampai ditingkat desa dan kelurahan. Kondisi tersebut dikhawatirkan bisa mengakibatkan peningkatan kasus penularan virus corona.

“Gugus Tugas ditingkat desa dan kelurahan diminta membantu melakukan operasi masker di wilayahnya masing masing. Terus ditekan angka pelanggaran agar kasus positif virus corona bisa turun hingga nol kasus,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI