Petugas Tekankan Sikap Tegas dan Humanis Bagi Pelanggar Lalu-Lintas

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRJogja.com) – Himbauan kepada anggota Polres Magelang, khususnya jajaran Sat Lantas Polres Magelang, terus dilakukan dalam rangka melaksanakan kegiatan penegakan hukum, terutama terhadap pelanggar lalu lintas, agar senantiasa bertindak tegas dan humanis.

Demikian antara lain dikemukakan Kapolres Magelang AKBP Hari Punomo SIK SH kepada wartawan usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Berlalu Lintas Candi 2018 di Polres Magelang, Senin (5/3/2018). 

Didampingi Kabag Ops Polres Magelang Kompol Ngadisa, Kasat Lantas Polres Magelang AKP Setya Budi Waspada, Kasubag Humas Polres Magelang Kompol Santoso maupun lainnya, Kapolres Magelang mengatakan apabila ada masyarakat yang marah dan meluapkan emosinya melawan petugas karena tidak terima dikenai tindakan perlu ada kesiapan yang matang.
 
"Kegiatannya dilaksanakan dengan perencanaan-perencanaan yang matang, dari mulai jumlah personil, kesiapan sarana dan prasarana, dilakukan upaya-upaya yang bersifat pre-emtif, preventif dan represif. Jadi tidak serta-merta represif," katanya. 
Apabila akan dilaksanakan suatu kegiatan penertiban bagi pengguna lalu lintas di suatu wilayah, lanjutnya, alangkah baiknya dilakukan kegiatan pre-emtif dan preventif terlebih dahulu, edukasi dahulu terhadap masyarakat di sekitar wilayah tersebut.
Ketika dilakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya represif, masyarakat akan dapat memahami bahwa itu merupakan bagian tugas pokok dari Kepolisian untuk menertibkan pengguna lalu lintas yang tidak taat aturan.

Ditanya mengenai kondisi pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Magelang, dikatakan, kejadian-kejadian kecelakaan lalu lintas trennya menurun. Kecelakaan lalu lintas, tahun 2016 tercatat 39 kejadian dan tahun 2017 juga 39 kejadian. Korban meninggal dunia tahun 2016 dan tahun 2017 sama-sama nihil. Yang menderita luka berat, tahun 2016 tercatat 9 dan 2017 tercatat 6 kasus. Yang menderita luka ringan di tahun 2016 tercatat 56 orang, tahun 2017 tercatat 38 orang. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI