Petugas Temukan Hewan Cacingan dan Belekan Untuk Kurban

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Tim Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung menemukan sejumlah hewan cacingan dan belekan dijual di pasar hewan Ngadirejo, untuk hewan kurban, Kamis (8/9). Petugas langsung memisahkan dan mengobatinya agar tidak menular pada ternak yang lain.

 

Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung Drh Nurul Hasanah mengatakan hewan berpenyakit dan belum memenuhi persyaratan masih ditemukan dijual di pasar hewan oleh petani tradisional maupun pedagang. Hewan tersebut baik domba dan sapi.

" Penyakit menular yang ditemukan adalah cacingan dan belekan. Selain itu scabies atau kudis dan orf atau keropeng pada mulut. Petugas memisahkan dan mengobatinya dengan penyuntikan obat," katanya disela pemeriksaan di pasar Hewan Ngadirejo, Kamis (8/9).

Diterangkan penyakit yang sering ditemukan adalah cacing hati, scabies dan orf. Penyakit tersebut cepat menyebar pada ternak yang lain. Terutama scabies dan orf yang penyebarannya melalui persentuhan langsung antar hewan. Penyakit ini dapat pula menular ke manusia, dan cukup membahayakan kesehatan.

Petugas tambahnya juga menemukan sapi dan domba menderita deman, sakit mata dan cacingan di jual di pasar hewan. Setelah pengobatan, setidaknya lima hari kedepan sudah sembuh. Namun minimal satu bulan baru boleh disembelih dan konsumsi sebab obat yang disuntikkan hilang residunya dari hewan setelah satu bulan. " Jadi hewan yang diobati ini tidak boleh dipotong untuk kurban," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI