Pilbup Temanggung 2018, Parpol Jajaki Koalisi

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Parpol pemilik kursi di DPRD Kabupaten Temanggung intensif menjalin komunikasi untuk berkoalisi dan kemungkinan mengusung pasangan calon pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2018.

Ketua DPC Partai Gerindra Utoyo Wisnu Putro mengatakan intensif menjalin komunikasi dengan PAN dan PKS untuk berkoalisi pada Pilkada 2018. Hanya saja untuk tokoh atau pasangan yang akan diusung belum ada kesepakatan. "Kami solidkan gerbong koalisi dahulu, untuk pasangan yang diusung nanti dibicarakan," katanya Kamis (19/10).

Menurut Utoyo koalisi diperlukan sebab ketiga partai tersebut sama-sama tidak bisa mengusung sendiri. Gerindra memiliki empat kursi, PAN memiliki lima dan PKS tiga kursi. Syarat mengusung adalah 9 kursi di DPRD.  Ada dua tokoh yang telah mendekat ke Gerindra, yakni Cuk Sugiarto warga Kaloran mantan pegawai Telkom dan Heri Ibnu Wibowo dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga merupakan suami dari anggota DPD Denty Eka Widi Pratiwi.

Dia mengatakan perlu pembicaraan lebih intens, tentang paslon yang diusung. PAN dan PKS belum tentu mau mengusung kedua tokoh tersebut. Demikian halnya untuk merujuk pada dua tokoh yang telah menyatakan bertekad maju sebagai calon bupati yakni Mulyadi Bambang Sukarno dan AlKhadziq.

Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Temanggung, Joko Yuwono mengatakan Golkar akan berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung paslon pada Pilkada 2018, sebab Golkar juga hanya memiliki 6 kursi di DPRD, atau masih kurang 3 kursi.  "Tentu kami akan koalisi, dengan partai lain. Kran komunikasi dibuka dengan partai manapun," katanya.

Dia mengatakan ada empat nama yang diajukan oleh pihaknya pada DPP Golkar untuk disetujui dijagokan. Mereka yakni Tunggul Purnomo, Joko Yuwono, Slamet dan Toni. Hanya saja belum turun rekomendasi, sehingga masih menunggu. (Osy)

BERITA REKOMENDASI