Pilkades Dijadikan Ajang Taruhan

Editor: Ivan Aditya

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Setelah melalui pengintaian dan penyelidikan, Satgas Anti Judi Polres Banyumas berhasil menangkap 29 pelaku judi taruhan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Banyumas.

"Mereka ditangkap saat judi taruhan Pilkades Selasa (23/7/2019) di 6 lokasi dengan barang bukti Rp 52,8 juta," kata Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, Rabu (24/07/2019).

Menurutnya mereka ditangkap di 6 lokasi yakni Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Desa dan Kecamatan Rawalo, Desa Keramat, Kecamatan Kembaran, Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Desa Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng, dan Desa Grujugan, Kecamatan Kemranjen. Sedang ke 29 penjudi taruhan yang ditangkap 27 laki laki, 2 perempuan. Mereka yakni K (24) Yhp (30), S (37), Ns (67), N (26), R (56),Hs (42), Ak (63),Ks (46), Sp (57), Hp (61),Is (51), Ss (46), W (34), Rh (53), Kr (44) semuanya warga Banyumas.

Kemudian  T (47), Sn (58), Sm (61), Skm (60), Sw (50), Wt (51), Dw (52), Ms, (60), Slw (42),Sj (54), Di (63),Ks (57), dan Hss (62) semuanya warga Kabupaten Cilacap. Pafa pelaku judi ini terdiri, pemasang dan bandar. "Sedang modusnya para pelaku mempertaruhkan sejumlah uang di satu desa yang  sedang menggelar Pilkades. Kemudian uang yang untuk taruhan dipegang oleh bandar," kata AKBP Bambang YS.

Uang judi taruhan bervariasi dari dari ratusan hingga jutaan rupiah. Selain menangkap ke 29 penjudi, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 52.8 juta, 14 handphon, satu  buah wifi portable dan dua sepeda motor.

Untuk mempertanggungjawabkan pelaku, mereka akan dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (Dri)

BERITA REKOMENDASI