Pilwakot Magelang, Jangan Lupa Terapkan Protokol Kesehatan

Di forum ini Walikota Magelang juga mengapresiasi Polri, dalam hal ini Polres Magelang Kota, yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai upaya menciptakan kondusivitas serta mencegah munculnya klaster Pilkada Kota Magelang.

Walikota Magelang juga mengingatkan paslon dan tim suksesnya untuk memegang teguh dan memahami sistem demokrasi. Ruang-ruang perbedaan menjadi hal lumrah dalam pemilu, tetapi jangan sampai memecah persatuan dan kesatuan.

“Ada dua paslon Pilkada Kota Magelang, keduanya sama-sama ingin membawa Kota Magelang ke arah lebih maju. Pendidikan politik harus diterapkan. Tidak sekadar menyampaikan, tetapi juga memberi contoh,” katanya.

Kapolres Magelang AKBP Nugroho Ari Setyawan mengemukakan, kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan lagi komitmen bersama paslon dan tim sukses tentang Pilkada damai di Kota Magelang.
Menjadi tugas berat Polri, juga aparat keamanan lainnya, karena harus menjaga agar pilkada berlangsung aman dan tertib di masa pendemi. Polri harus memastikan protokol kesehatan berjalan dengan benar di setiap tahapan Pilkada.

“Ini tugas kami, memastikan tahapan Pilkada sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selain masyarakat, anggota kami juga harus dipastikan terhindar dari penularan virus tersebut,” kata Kapolres Magelang Kota.

Anggota yang bertugas diwajibkan mengenakan pelindung diri semaksimal mungkin, seperti seragam lengan panjang, masker, face shield, dan lainnya. “Kita harapkan dukungan dan kerjasama semua elemen masyarakat, jangan sampai kita (polisi) bertindak represif. Kita kedepankan preventif,” kata Kapolres Magelang Kota.(Tha)

BERITA REKOMENDASI