Pinjaman Tak Bisa Dicairkan, Nasabah Laporkan Pengelola Koperasi

MAGELANG, KRJOGJA.com – Anggota Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) asal Kota Magelang, terpaksa harus berurusan di Pengadilan Negeri Kota Magelang, setelah membuat Laporan Polisi (LP), terkait dana yang disimpan di KSP SB tersebut tidak bisa dicairkan. Padahal dana yang disimpan mencapai Rp 1 milyar lebih.

“Saya mau mengambil dana sendiri di KSP SB, tapi tidak bisa dicairkan. Saya masih menunggu keputusan di sela di PN Kota Magelang ini,” ujar Elex Kristian Mili, saat ditemui di PN Kota Magelang, Kamis (4/11/2021).

Korban gagal bayar oleh KSP SB juga dialami beberapa anggotanya, termasuk yang terjadi di Yogyakarta. Salah satu nasabah mengatakan, ia kini harus terus menjalani sidang mediasi di PN Sleman, karena gugatan perdata pihak koperasi. Anggota yang menabungkan uangnya di KSP SB, justru menjadi pesakitan karena mempertanyakan keberadaan uangnya.

Menurut Alex, dana yang tersimpan di KSP SB mencapai Rp 1 Milyar lebih, namun saat dana simpanan hendak diambil, justru tidak bisa dicairkab. Terhadap dana yang tidak bisa diambil tersebut, dia bersama anggota lainnya mengadu dan membuat laporan di Polda DIY.

“Aneh memang, saya mengambil uang saya sendiri justru malah dituntut pihak koperasi di pengadilan. Saya dituntut KSP SB dengan dalih membuat SP ke Polda DIY, saya jadi heran,” ujar Alex.

Menurut Alex, menjadi anggota KSP SB tahun 2009, dan sebagai anggota sesuai keputusan kepemilikan sejak 20 Desember 2013. Awalnya, dia menyimpan dana sebesar Rp 100 juta, dan terus bertambah hingga terkumpul sebesar Rp 1 Milyar lebih. “Saya tidak menyangka, ternyata di hasil akhirnya KSP jatuh, dan anggota tdak bisa mengabil dana sejak 20 April 2020,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI