PKB Jateng Laksanakan Ikrar Pemenangan Pak Dirman – Mbak Ida

MAGELANG, KRJOGJA.com – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dr A Muhaimin Iskandar menghadiri acara ikrar pemenangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jateng Pak Dirman-Mbak Ida di Hotel Atria Magelang, Jumat (19/1/2018) sore. Dalam kesempatan ini Ketua Umum DPP PKB menyerahkan mandat politik PKB yang diterima Hj Ida Fauziah dan menyampaikan pidato politiknya.

Acara ini juga dihadiri beberapa anggota DPR RI dari PKB, Ketua dan pengurus DPW PKB Jawa Tengah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari PKB, sejumlah kiai dan ulama di Jawa Tengah, beberapa bakal calon Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di wilayah Jawa Tengah dari PKB maupun lainnya tersebut Hj Ida Fauziah juga menyampaikan ikrar politik dan juga penyampaian ikar pemenangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jateng Pak Dirman-Mbak Ida oleh Wakil Ketua DPC PKB Kota Magelang Ade Chandra yang ditirukan peserta pertemuan.

Kepada wartawan, Muhaimin Iskandar usai acara diantaranya mengatakan hasil pertemuan antara Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah dengan Ketua DPW PKB Jawa Tengah KHM Yusuf Chudori dan calon Wakil Gubernur Jateng dari PKB Hj Ida Fauziah menghasilkan komitmen bersama untuk pemenangan dalam kontek keinginan mandat dari NU agar seluruh proses pembangunannya di Jawa Tengah melibatkan para kiai dan ulama, yang selama ini tidak dilibatkan, terutama di bidang peningkatan sumber daya manusia pendidikan, dalam hal ini pesantren. Penerimaan full day school tidak boleh terjadi. "Alhamdulillah komitmen itu, dan komitmen lain, insya Allah menjadikan NU solid," katanya.

Berkaitan dengan langkah mesin partai untuk pilkada serentak 2018 mendatang, dikatakan, ada kombinasi kerja para legislator, para eksekutif dari PKB dan ditopang para kader tingkat desa yang diharapkan dapat menjadi pendulang suara yang menggunakan hubungan-hubungan selama ini. Ditanya mengenai target perolehan suara dalam pilgub Jawa Tengah, dikatakan, berhasil memenangkan pilgub. Mengenai berapa prosennya, dalam proses terus-menerus dilakukan survey dan mencari model pendekatan yang lebih efektif. "Karena ini head to head, lebhih mempermudah kita untuk meraih," katanya.

Berkaitan dengan pencalonan wakil presiden (cawapres) 2019 mendatang, apakah PKB sudah mulai melakukan lobi-lobi dengan parpol lain, Muhaimin Iskandar mengatakan hal itu belum dilakukan mengingat waktu pelaksanaan pilpresnya masih lama. "Kita tunggu saja, dan saya juga harus melalui mekanisme partai, bertanya kepada kiai dan ulama, kemudian ada musyawarah pimpinan nasional. Masih panjang, santai saja," katanya.

Sementara itu ditanya mengenai kebijakan pemerintah menimpor beras, dikatakan kebijakan tersebut sangat disesalkan. Di saat produksi di dalam negeri memasuki masa panen, tetapi justru melakukan impor beras. Hal ini benar-benar merupakan 'pukulan' bagi petani. "Oleh karena itu dari awal PKB meminta untuk menghentikan impor beras dan memanfaatkan produksi dalam negeri," katanya. (Tha)

Baca Juga : PKB Incar 10 Kursi Menteri, Apa Saja?

BERITA REKOMENDASI