Plt Bupati Tak Boleh Angkat Pejabat Struktural

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, menyatakan berdasarkan aturan perundang-undangan seorang plt kepala daerah dilarang mengangkat pejabat struktural di daerahnya. 

Karena itulah, pengangkatan para pejabat struktural di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen saat ini harus dilakukan oleh pejabat terkait
di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Seperti hari ini pelantikan 34 pejabat struktural bisa terlaksana karena mereka sudah  mendapatkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri," ujar KH Yazid Mahfudz, usai melantik 34 pejabat administrator dan pengawas atau pejabat  eselon III dan IV serta 124 pejabat fungsional di lingkup Pemkab Kebumen, Senin (25/06/2018).

Menurut Yazid dirinya sebagai Plt Bupati Kebumen hanya diberi kewenangan untuk melantik pejabat struktural, namun tak boleh mengangkat mereka. 

"Karena itulah, beberapa waktu lalu rencana pelantikan pejabat struktural sempat dibatalkan  karena mereka belum mengantungi SK Pengangkatan dari Kemendagri. Bila saat itu saya nekad melantik mereka, sama saja dengan pelanggaran terhadap aturan," jelas Yazid, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen.

Direncanakan, Pemkab Kebumen sebenarnya pada Senin akan melantik 157 pejabat struktural eselon III dan IV, namun hanya 34 orang yang berhasil mendapatkan SK Pengangkatan Kemendagri sedangkan 123 orang lainnya belum mendapatkan SK Pengangkatan.

Berbeda halnya dengan pejabat fungsional daerah menurut Yazid pengangkatannya bisa dilakukan oleh seorang plt kepala daerah. Karena itulah, SK Pengangkatan 124 pejabat fungsional PemkabKebumen yang dilantiknya tadi berasal dari dirinya selaku Plt Bupati Kebumen. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI