PN Purworejo Kabulkan Gugatan Warga Terdampak Bendung Guntur

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Purworejo akhirnya mengabulkan gugatan warga terdampak proyek nasional Bendung Guntur di Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Bahkan putusan PN ini mengabulkan tuntutan ganti rugi lahan terdampak hingga 200 persen lebih tinggi dari ganti rugi yang sebelumnya akan diberikan pihak BBWSO sebesar Rp 50 hingga Rp 60 ribu per meter.

“Alhamdulillah gugatan kami dikabulkan,” kata Maksum warga Desa Guntur RT 03/RW 05 yang mengajukan gugatan, usai sidang putusan di PN setempat, Jumat (07/02/2020).

Usai putusan sidang yang memenangkan gugatan warga, ribuan warga yang datang dari berbagai desa di Kecamatan Bener dan Gebang Purworejo serta warga Kepil Wonowobo meluapkan kegembiraan dengan menggemakan takbir dan orasi di luar komplek PN.

Dalam sidang putusan ini mejelis hakim yang diketuai Ansori SH mengabulkan gugatan yang diajukan warga terdampak Bendung Guntur. Bahkan putusan hakim ini menaikkan harga ganti rugi lahan sekitar 200 peren.

Sebelumnya tanpa adanya musyawarah, warga terdampak Bendung Guntur akan diberikan ganti untung lahan mereka yang terimbas proyek nasional ini oleh BBWSO sebear Rp 50 hingga Rp 60 ribu per meter. Warga tidak bisa menerima karena tidak ada proses musyawarah, hingga akhirnya mengajukan gugatan ke PN.

Dari hasil sidang gugatan ini, majelis hakim PN memutuskan ganti untung lahan milik Makum yang sebelumnya hanya diharga Rp 26 juta per 350 meter persegi, kini manjadi Rp 76 juta.

“Soal ganti untung milik warga lainnya nanti kita musyawarahkan, paling tidak sudah ada acuan sesuai putusan PN ini,” kata wakil warga R Muhammad Abdullah SE SH. (Nar)

BERITA REKOMENDASI